• PENGAJIAN BULANAN

    Tak kurang dari 30 anggota Kafapet se Jabodetabek Serang Sukabumi Cianjur (Sesuci) beserta keluarganya setiap bulan menghadiri pengajian bulanan di rumah alumni

  • Sarasehan dan Seminar Nasional Kafapet

    Bukti nyata Kafapet bukan sekedar forum silaturahmi melainkan juga ikut membahas masalah-masalah aktual di bidang peternakan

  • Kafapet Unsoed selalu aktif di forum Ka Unsoed

    Di Forum Keluarga Alumni Unsoed (Ka Unsoed), Kafapet sering menjadi pelopor dan peserta terbanyak. Antara lain pelopor kajian bulanan, peserta terbanyaj bedah buku Prof Rubiyanto dan lain-lain

  • Rapat Kordinasi Kafapet

    Munas, Rapat Kordinasi Nasional, Rapat Kordinasi Daerah adalah forum Kafapet Unsoed untuk membahas evaluasi dan program kerja Kafapet dan masalah lainnya

  • Mars Kafapet Unsoed

    Mars Kafapet wajib dinyanyikan pada acara resmi Kafapet di pusat dan daerah, antara lain acara temu alumni, seminar alumni, Munas, Musda, Rakornas dan sebagainya

Perkembangan Terkini Pembangunan Masjid Fapet

"Mas Bambang Suharno dan rekan-rekan alumni, perkembangan pembangunan masjid Fapet, alhamdulillah berjalan lancar.  Sampai saat ini dana terkumpul sebanyak Rp 547 juta dan sudah dipakai Rp 124 juta. Terima kasih untuk teman-teman  alumni dan para donatur lainnya yang telah memberikan wakaf untuk pembangunan masjid.  ," demikian diungkapkan oleh Ketua Panitia Pembangunan Masjid Fapet Sigit Mugiono melalui whatsapp, 17 Juli lalu, kepada redaksi Kafapet-Unsoed.com, sekaligus mengirimkan foto pembangunan terkini (lihat foto)

Khusus untuk Kafapet Jabodetabek, dosen senior Fapet Unsoed itu juga menyampaikan terima kasih secara khusus. "Buat Mas Roni Fadilah dan kawan-kawan dari Kafapet Jabodetabek suci, kami sampaikan bahwa kami telah menerima transfer wakaf sebanyak Rp 95 juta, semoga masih tetap berlanjut. Terima kasih banyak atas dukungan dan partisipasinya,"katanya.

IMB Sudah Beres

Ia juga menegaskan tidak ada masalah perihal IMB (Izin Mendirikan Bangunan) masjid.  Hal itu ia ungkapkan sehubungan dengan adanya pertanyaan alumni perihal IMB masjid. 

Sebagaimana diberitakan website ini akhir Juni lalu , Ketua Panitia Pembangunan masjid Fapet menyampaikan per tanggal 26 Juni 2018 sebesar Rp 476 juta . Upaya untuk menggalang dana pembangunan masjid terus dilakukan.  Pihaknya sangat terbantu dengan himbauan terus menerus dari pengurus Kafapat kepada warga kafapet di berbagai daerah. Upaya ini membuahkan hasil dimana dana sumbangan secara bertahap terus bertambah. Dengan kebutuhaan dana yang sebesar satu miliar rupiah, maka per tanggal 17 Juli 2018 sudah terkumpul lebih dari 50% (Rp 547 juta).

Di group WA Kafapet , Roni Fadilah dan pengurus lainnya selalu melakukan update informasi perkembangan wakaf dan menghimbau agar para alumni menyisihkan rejekinya untuk suksesnya pembangunan masjid  Fapet. Selain melalui rekening kafapat, para alumni juga bisa memberikan sumbangan langsung ke panitia pusat. Ada juga inisiatif untuk mengumpulkan dana melalui group angkatan (SKS). Semua diperbolehkan

Rekening Wakaf

Bagi yang berniat mewakafkan sebagian rezekinya dapat transfer ke Bendahara :

Rekening Bank Mandiri
Nomor. 1800001672619
a.n. Oentoeng Edy Djatmiko

Rekening Bank BCA
Nomor. 3580481123
a.n. Dattadewi Purwantini

Informasi selengkapnya mengenai pembangunan masjid, hubungi:

Ir. Sigit Mugiyono, MS 
             ( CP/WA :  081 227 044 25 )
Ir. H. Oentoeng Edy Djatmiko, MP
             ( CP/WA : 081 229 820 91 )
Dr. Ir. Hj. Dattadewi Purwantini, MS

             ( CP/WA : 081 227 134 13 )

Donasi Melalui Kafapet
Sumbangan pembangunan masjid dapat dilakukan langsung ke rekening panitia, bisa juga melalui pengurus Kafapet. Informasi dari Ketua Kafapet Jabodebeksuci Roni Fadilah, pihaknya juga menampung sumbangan dari  anggota Kafapet Jabodebeksuci melalui rekening bendahara Kafapet Jabodebeksuci

Bank BCA
no rek 6820199501 a/n Sri Anna Suryaningsih

Konfirmasi sumbangan, hubungi Sri Anna Suryaningsih hp 08777 03 444 61

Download Proposal
Bagi Anda yang butuh proposal lengkap, silakan download dengan klik tombol bertulisan Proposal Masjid di layar halaman web ini, atau KLIK DI SINI 

sumber foto : Panitia Pembangunan Masjid Fapet/Sigit Mugiyono

Share:

Ada yang Berbeda di Siraman Rohani ke-45


Bertempat di kediaman Puji Hartono, Bogor, Minggu 15 Juli 2018, Kafapet Jabodebeksuci menggelar acara Kajian bulanan yang ke 45. Acara yang meghadirkan  ustadz Taufiqurahman dari Ponpes Az Zaein Al Makiyyah. Ciampea Bogor ini dihadiri oleh sekitar 60 orang alumni Fapet Unsoed wilayah Jabodetabek sesuci serta beberapa warga sekitar.

Ada yang berbeda dari acara kajian kali ini yaitu  dimeriahkan Hadroh dari Ponpen Az Zaein Al Makiyyah. Acara ini sekaligus merupakan rangkaian acara syukuran khitanan putra dari Puji Hartono yang berlangsung Sabtu 14 Juli 2018. Puji Hartono adalah salah satu pengurus Kafapet JabodebekSuci yang membindangi kegiatan kerohanian termasuk menyelenggarakan kegiatan kajian yang berlangsung setiap bulan.

Pada kajian bulanan ini ustadz Taufiqurahman mengangkat tema "silaturahmi dan khitan" . Ia antara lain menjelaskan lima hal penting yaitu :

1. Mengucapkan salam/ menjawab salam
2. Mendoakan apabila seorang mualim bersin.
3. Memenuhi undangan seperti undangan khitanan. Nikahan dll
4. Menjenguk dan mendoakan saudara yang sakit.
5. Menghantarkan saudara yg meninggl ke kuburan/ takziya..

Selanjutnya ustadz menjelaskan hukum khitan bagi laki laki dan perempuan dan juga pendapat para ulama***
Share:

Fapet Unsoed Kembangakan Produk Pangan Antioksidan




Pameran akbar inovasi industri peternakan, pakan dan perikanan yang dirangkum dalam INDOLIVESTOCK Expo & Forum telah dilaksanakan tanggal 4-6 Juli 2018 lalu bertempat di Jakarta Convention Center. Agenda yang telah dilaksanakan sejak tahun 2005 tersebut mendatangkan lebih dari 500 pameran teknologi dan produk dari 40 negara yang mengisi bagian gedung JCC. Beberapa universitas yang turut memeriahkan pameran tersebut adalah Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman, Fakultas Peternakan dan Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada, Fakultas Peternakan dan Kedokteran Hewan Institut Pertanian Bogor, Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga, Fakultas Peternakan Universitas Padjajaran, dan Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro.

Sebagai universitas negeri yang ternama dan menjunjung kearifan lokal, Universitas Jenderal Soedirman atau yang disingkat dengan UNSOED, melalui Fakultas Peternakan memperkenalkan produk olahan tradisional dan bercita rasa tinggi, dengan proses diversifikasi produk yang berasal dari kelompok tani ternak dan kelompok mahasiswa yang dibina, seperti produk telur asin asap, telur asin bakar, telur asin goreng, telur ayam kampung omega 3, abon ayam, dan tahu susu antioksidan (TASUNDAN). Meskipun beberapa produk tersebut sudah banyak dipasarkan dan tak lazim di kalangan masyarakat Indonesia, namun pada saat pameran berlangsung banyak pengunjung yang antusias pada produk yang dijajakan tim Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman, salah satunya adalah Tahu Susu Antioksidan (TASUNDAN).


Tahu Susu Antioksidan (TASUNDAN) adalah produk pangan karya mahasiswa Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman yang tergabung dalam Program Kreatifitas  Mahasiswa (PKM-K). Produk pangan tersebut pertama kali dijual pada agenda INDOLIVESTOCK Expo & Forum, karena pada tahun sebelumnya produk mahasiswa yang ditampilkan  berupa sabun dan balsem. Tahu Susu Antioksidan (TASUNDAN) merupakan produk olahan berbahan dasar susu sapi yang diolah hingga menyerupai tahu pada umumnya dan ditambahkan ekstrak kulit manggis (Garcinia mangostana) yang kaya akan Antioksidan. Melihat antusiasme pengunjung untuk sekadar melihat, bertanya hingga membeli produk Tahu Susu Antioksidan (TASUNDAN), tim PKM-K Fakultas Peternakan tersebut lebih semangat untuk mengembangkan produk dan mengepakkan sayap lebih lebar dengan meningkatkan kuantitas dan kualitas produk. (269/Dini)

oleh :
Sri Maulidini - Mahasiswa Alih Jenjang Fakultas Peternakan Unsoed 2012
Share:

Fapet Unsoed Tampil Sukses di Pameran Peternakan Internasional Indolivestock Expo


Don P Utoyo (no 5 dari kiri) didampingi istri, bersama Prof Sodik (no, 4), Prof Ismoyowati (No,7) dan sejumlah alumni Fapet
Kafapet-Unsoed.com. Fapet Unsoed kembali tampil di pameran peternakan internasional Indo Livestock Expo & Forum yang berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC) 4-6 Juli 2018. Pameran Indo Livestock merupakan pameran peternakan terbesar di Indonesia dan salah satu pameran industri peternakan terbesar di Asia.

Tahun ini Indo Livestock mengalami peningkatan jumlah peserta maupun luas area dibanding tahun sebelumnya, bahkan sejak Indolivestock berlangsung tahun 2002, tahun ini merupakan yang terbesar. Selain itu dibanding pameran bidang pertanian dan perikanan yang lain, Indolivestock merupakan pameran agribisnis terbesar di Indonesia. Hal ini diyakini sebagai bukti bahwa peternakan merupakan sektor agribisnis paling maju, mandiri dan modern di Indonesia.

Menurut Direktur Napindo Media Ashatama Aryaseta Wiriadipoera selaku penyelenggara pameran, Indo Livestock tahun ini diikuti oleh lebih dari 500 stand pameran dari lebih dari 40 negara. Sejumlah negara seperti China, Taiwan, Korea, beberapa negara Eropa membuka Paviliun negara masing-masing dan diisi oleh perusahaan-perusahaan negara tersebut yang menawarkan berbagai produk yang siap masuk ke Indonesia dan kawasan ASEAN lainnya.

Wakil Rektor Unsoed dan Dekan Fapet di stand Infovet
Acara pameran dibuka tanggal 4 Juli oleh Deputi Menko Perekonomian bidang Pangan dan Pertanian Musdalifah didampingi Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan I Ketut Diarmita,  Ketua Federasi Masyarakat Perunggasan Indonesia (FMPI) Don P Utoyo dan Direktur Napindo Aryaseta Wiriadipoera.

Wakil Rektor Unsoed Prof. Akhmad Sodik dan Dekan Fapet Unsoed Prof Ismoyowati bersama Ketua Umum Kafapet Bambang  Rijanto Japutro menyempatkan diri untuk berkunjung ke Stand Fapet Unsoed dan berkeliling ke banyak stand Indolivestock Expo dimana banyak alumni berkarya di perusahaan yang ikut pameran.

Stand Fapet Tampilkan Inovasi

Stand Fapet Unsoed tampil sederhana namun menyajikan beberapa produk unik dan inovatif dengan membawa tema kearifan lokal dengan sentuhan inovasi antara lain telur asin berkualitas,   telur asin asap,  telur asin bakar,  telur asin sangrai, telur omega-3, telur asin aneka rasa, alat karya mahasiswa dalam bidang peternakan (press mineral block; robot pemotong rumput; grading telur,  Tasundan (Tahu susu antioksidan-ekstrak kulit manggis -karya mahasiswa), abon ayam karya dosen yang dikembangkan binaan  fapet, Sasuke (sabun susu kefir-karya mahasiswa) serta Supplement  mineral sapi perah Heithcros karya Prof Caribu.

Ditampilkan beberapa informasi melalui poster dan brosur antara lain poster teknologi tepat guna, monograf hasil penelitian karya dosen (Prof. Ismoyo; Dr. Elly Tugianti; Dr. Triana Setyawardani), Jurnal Animal Production terakreditasi Ditjen Dikti, Uji Kompetensi di Fakultas Peternakan bekerja sama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP), serta informasi Program studi S1; S2; dan S3

Nugroho Aras dan Afdhuha, dosen muda yang mengelola stand Fapet Unsoed bersama mahasiswa mengatakan , antusiasme alumni sangat tinggi, terbukti setiap hari stand Fapet Unsoed ramai dikunjungi alumni, dimana sebagian besar membeli produk-produk yang dijual di stand.

Afdhuha menambahkan, keunggulan telur asin yang dipamerkan adalah teknik preservasi dan pengelolaan telur asin yang menghasilkan aneka ragam ada yang diasap, dibakar dan disangrai. Begitu pula dengan abon ayam, ada yang dibuat oleh dosen dan diproduksi oleh binaan dosen di Pemalang.

Nugroho Aras mengakui pihaknya belum optimal dalam menyiapkan stand pameran namun sangat bangga karena stand pameran selalu ramai. Sesuai usulan para alumni, ia berharap tahun depan persiapan pameran akan bekerjasama lebih produktif dengan Kafapet.

Stand Fapet Paling Ramai

Dibandingkan dengan  stand kampus lain yang ada di pameran ini, stand Fapet Unsoed termasuk yang paling ramai dikunjungi terutama para alumninya. Sejumlah alumni yang berkarya di berbagai bidang menyempatkan diri hadir dan berfoto bersama. Pada saat Prof Sodik dan Prof Ismoyowati yang berada di stand Fapet sejumlah aktivis Kafapet berkumpul antara lain  Minto B Raharjo, Wiseno Nurhamzah, Shita Anita Doman, Agus Rakhmat, Kusdiarto, Herdadi, Fachri, Bambang Suharno dan lain-lain. Hampir semua pengurus Kafapet Kafapet Jabodetabek, Bandung , Banten dan daerah lain juga menyempatkan diri mampir ke stand Fapet Unsoed antara lain Roni Fadilah, Teguh Sudaryatno, Bagus Pekik, Agus Kadarisman, Puji Hartono, Darmanung Siswantoro, Yudhi Achmadi dan lain-lain.

Ketua Umum Federasi Masyarakat Perunggasan Indonesia (FMPI) yang juga mantan Direktur Produksi Ternak Ditjen Peternakan Don P Utoyo juga menyempatkan diri mampir ke Stand Fapet Unsoed dan berdialog dengan Prof Sodik, Prof Ismoyowati dan sejumlah alumni, sehingga stand Fapet Unsoed bertambah meriah dan sempat menjadi pusat perhatian pengunjung di sekitar stand fapet.

Kekompakan Fapet dengan alumninya melalui Kafapet tampak semakin solid, hal ini terlihat dari makin banyaknya alumni yang menyempatkan hadir di stand Fapet sejak hari pertama hingga penutup , dan mereka mengunggah foto-fotonya di media sosial.

Harapan para alumni, pada pameran mendatang persiapan Indolivestock  lebih baik lagi khususnya tema tampilan stand. Ketua Kafapet Jabodebeksuci Roni Fadilah menyatakan sebaiknya berkordinasi lebih baik lagi dengan Kafapet . "Tahun 2016 lalu stand fapet di Indolivestock dikelola oleh Kafapet karena pihak Fapet saat itu belum siap mengisi stand. Dengan biaya yang tidak terlalu mahal, tampilan stand waktu itu terlihat lebih bagus,"kata Roni dan beberapa alumni .

Karena pameran ini berskala internasional dan hampir semua CEO perusahaan peternakan dan pelaku usaha peternakan berkumpul di sini, alangkah baiknya jika Fapet Unsoed tampil lebih optimal untuk menunjukkan bahwa Fapet Unsoed adalah yang terbaik.(Bams***)

Foto: A. Sodik, Group Kafapet, Infovet


Share:

Mantan Dekan Fapet Unsoed Prof. Dr. Ir. Akhmad Sodiq, M.Sc.Agr dilantik sebagai Wakil Rektor Unsoed

Dari kiri : Akhmad Sodiq, Hibnu Nugroho, Kuat Puji Prayitno, V. Prihananto
Kafapet-unsoed.com.  Mantan Dekan Fapet Unsoed Prof. Dr. Ir. Akhmad Sodiq, M.Sc.Agr  dilantik sebagai Wakil Rektor bidang akademik Unsoed. Pelantikan berlangsung di Gedung Soemardjito UNSOED, Kamis (28/6) oleh Rektor Unsoed yang belum lama terpilih Prof. Dr. Ir. Suwarto, MS . Selain sebagai wakil rektor Unsoed, Akhmad Sodik kini juga menjabat sebagai rektor Universitas NU yang berlokasi di Purwokerto.

Pada hari tersebut dilantik 4 wakil rektor yaitu Prof. Dr. Ir. Akhmad Sodiq, M.Sc.Agr sebagai Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Hibnu Nugroho, SH., M.Hum sebagai Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan,  Dr. Kuat Puji Prayitno, SH., M.Hum sebagai Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, dan  Dr. Ir. V. Prihananto, M.Si sebagai Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama, dan Humas.

Keempat wakil rektor tersebut akan mendampingi Rektor Prof. Dr. Ir. Suwarto, MS selama empat tahun ke depan. Dalam sambutannya, rektor menekankan terdapat sembilan hal yang menjadi fokus utama dalam mengembangkan UNSOED yakni pertama adalah penguatan kelembagaan, kedua adalah peningkatan mutu pendidikan, ketiga adalah peningkatan publikasi dan hilirisasi hasil riset, keempat adalah pengembangan karir dosen, kelima adalah peningkatan dan tindaklanjut kerjasama, keenam adalah berorientasi kinerja, ketujuh adalah tata kelola keuangan yang baik dan berkepihakan, kedelapan adalah produktivitas dan kualitas aktivitas kemahasiswaan, serta kesembilan adalah berjiwa melayani dan komunikatif.

“Fokus utama tersebut tentunya memerlukan kebersamaan dan keselarasan pada seluruh unsur pimpinan akademik serta pejabat struktural administrasi yang ada, baik yang di rektorat/kantor pusat, fakultas, lembaga serta unit-unit kerja lainnya. Dengan kata lain,  kita adalah satu tim yang saling menentukan dan mempengaruhi berhasil tidaknya target atau rencana kerja dapat terealisasikan. Sinergi adalah kunci,  komitmen adalah prasyarat dan kinerja adalah ukuran keberhasilan,” tegas Prof. Suwarto. Pada kesempatan tersebut pula, rektor juga mengucapkan penghormatan yang setinggi-tingginya dan rasa terima kasih sebesar-besarnya kepada khususnya para Wakil Rektor UNSOED Masa Jabatan 2014-2018 serta para pejabat lainnya, atas segala jasa dan pengabdiannya kepada institusi dalam mengembangkan dan memajukan UNSOED.

Selain melantik keempat wakil rektor, dalam kesempatan tersebut turut dilantik sejumlah pimpinan unit kerja lainnya, yakni Prof. Dr. Rifda Naufalin, SP., M.Si dan  Dr. Dwi Nugroho Wibowo, MS., masing-masing sebagai Ketua dan Sekretaris Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Prof. Dr. Agus Suroso, MS sebagai Kepala Badan Pengelola Usaha (BPU) dan Prof. Drs. Bambang Agus Pramuka, M.Acc., Ak., Ph.D sebagai Kepala Satuan Pengawas Internal (SPI). Tidak hanya itu, rektor juga melantik sejumlah pejabat administrator yakni , Kepala Bagian Umum, I Wayan Budi, S.Kom, Kepala Bagian Tata Usaha Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Nur Faiqoh, SE., MM, Kepala Bagian Tata Usaha Fakultas Kedokteran, Dra. Koestiah, MM, dan Kepala Bagian Kerjasama dan Humas, Endang Istanti, SH., MM. Sedangkan pejabat pengawas yang dilantik adalah Kepala Subbagian Pengolahan Data, Anton Timur Wastoni, S.TP., MP, Kepala Subbagian Tata Usaha UPT Perpustakaan, Sri Wahyuningsih, SP, Kepala Subbagian Perencanaan dan Sistem Informasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, eko Sulissetyaningsih, SE, Kepala Subbagian Akademik dan Kemahasiswaan Fakultas Pertanian, Achmad Noor, S.Sos, Kepala Subbagian Anggaran Non Penerimaan Negara Bukan Pajak, Irma Indriyani, SE.

Ucapan Selamat KA-Unsoed dan Kafapet

Pimpinan Pusat Keluarga Alumni Unsoed (PP-KAUNSOED ) dalam rilis tertanggal 28 Juni 2018 yang
ditandatangi oleh Ketua Umum KA-UNSOED Haiban Hadjid dan Sekjen Erie Sasmito menyampaikan Selamat dan sukses atas pelantikan Wakil Rektor Universitas Jenderal Soedirman periode 2018 - 2022.

"Semoga amanah dalam menjalankan tugas dan senantiasa dalam perlindungan Allah SWT, untuk Unsoed yang lebih maju. Aamiin YRA, ujar Pimpinan KA- UNSOED.

PP-KAUNSOED juga menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Rektor dan Wakil Rektor Universitas Jenderal Soedirman periode 2014 - 2018 atas pengabdian yang luar biasa dan prestasi yang ditorehkan serta kerjasama yang baik selama . Rektor Unsoed periode 2014-2018 adalah
Dr. Ir. Achmad Iqbal, M.S dengan wakil rektor Prof. Dr. Ir. Masyedi Sumaryadi, MS., Drs. Nurul Anwar, Ph.D, Dr. Ir. V. Prihananto, MS. dan Drs. Sigit Wibowo, DN., MM.

Sementara itu dalam group Whatsapp Kafapet Unsoed, para alumni menyampaikan selamat atas pelantikan para wakil rektor, khususnya kepada Prof Achmad Sodiq, alumni Fapet SKS 1987 yang pernah menjabat Dekan Fapet Unsoed selama 2 periode. Kafapet mendoakan semoga dapat menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya.



Sumber foto; alief einstein dan website RRI purwokerto


Share:

Download Proposal Masjid Fapet

LINK BANNER

Daftar dan Dapatkan GRATIS E-book Biografi Jenderal Soedirman dan informasi penting lainnya

Nama Lengkap

Alamat Rumah/Kantor

Pekerjaan/Jabatan
Nama Perusahaan/Instansi

Tahun Masuk Fapet/SKS

NIM

No Handphone

E-mail address




Pengunjung Web

Undangan Temu Alumni

Artikel Populer

Diberdayakan oleh Blogger.

Cari Blog Ini