• PENGAJIAN BULANAN

    Tak kurang dari 30 anggota Kafapet se Jabodetabek Serang Sukabumi Cianjur (Sesuci) beserta keluarganya setiap bulan menghadiri pengajian bulanan di rumah alumni

  • Sarasehan dan Seminar Nasional Kafapet

    Bukti nyata Kafapet bukan sekedar forum silaturahmi melainkan juga ikut membahas masalah-masalah aktual di bidang peternakan

  • Kafapet Unsoed selalu aktif di forum Ka Unsoed

    Di Forum Keluarga Alumni Unsoed (Ka Unsoed), Kafapet sering menjadi pelopor dan peserta terbanyak. Antara lain pelopor kajian bulanan, peserta terbanyaj bedah buku Prof Rubiyanto dan lain-lain

  • Rapat Kordinasi Kafapet

    Munas, Rapat Kordinasi Nasional, Rapat Kordinasi Daerah adalah forum Kafapet Unsoed untuk membahas evaluasi dan program kerja Kafapet dan masalah lainnya

  • Mars Kafapet Unsoed

    Mars Kafapet wajib dinyanyikan pada acara resmi Kafapet di pusat dan daerah, antara lain acara temu alumni, seminar alumni, Munas, Musda, Rakornas dan sebagainya

Dua Alumni Fapet Unsoed Dilantik Menteri Pertanian Sebagai Pejabat Eselon 2

Riwantoro (no 3) beserta pejabat lain yang dilantik Mentan, 12 Nov 2018
Kafapet-Unsoed.com. Menteri Pertanian Amran Sulaiman melantik 9 Pejabat Tinggi Pratama Eselon II dan 6 Direktur Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Lingkup Kementerian Pertanian di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta. (12/11/2018). Dua di antaranya adalah alumni Fapet Unsoed.

Dua alumni Fapet Unsoed yang dimaksud adalah Dr. Ir Riwantoro (sks 80) dan Dr. Ir. Siswoyo (sks 81). Riwantoro sebelumnya berkarir di Ditjen PKH sejak lulus kuliah hingga berada di posisi eselon 2 sebagai sekretaris Ditjen PKH. Jabatan Sekretaris Ditjen merupakan Jabatan eselon 2 yang strategis karena memiliki tugas mengkordinir semua kegiatan manajemen Ditjen. Pada posisi ini, Dirjen PKH sempat mengalami pergantian beberapa kali, namun posisi Sekdit tetap di tangan Riwantoro. Ia juga sempat menjabat sebagai Pelaksana Tugas Dirjen PKH saat terjadinya kekosongan jabatan Dirjen PKH . 

Riwantoro selaku Pelaksana Tugas Dirjen PKH (no 4) menerima naskah rekomendasi Sarasehan Peternakan Nasional Kafapet dari Prof Mulyoto bersama pengurus Kafapet, tahun 2016 
Selanjutnya Tahun 2016 Riwantoro diangkat sebagai Kepala Pusat Distribusi dan Cadangan Pangan di Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementan. Di posisi ini ia membuat gebrakan berupa Toko Tani Indonesia yang berkembang sangat pesat dalam waktu 2 tahun jumlahnya lebih dari 1000 toko di berbagai daerah.  Toko Tani Indonesia (TTI) merupakan konsep baru memangkas jalur distribusi pangan sehingga konsumen dapat memperoleh harga yang wajar dan petani sebagai produsen tetap mendapatkan untung. Setelah 2 tahun menduduki posisi Kepala Pusat Distribusi dan Cadangan Pangan, kini Riwantoro menjadi Sekretaris Badan Ketahanan Pangan (BKP), masih dalam jabatan eselon 2.

Adapun Siswoyo yang dilantik sebagai Direktur Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor sebelumnya Kepala Bidang Program dan Kerjasama Pendidikan, Pusat Pendidikan Pertanian, BPPSDMP (Badan Pendidikan dan Pelatihan SDM Pertanian). Redaksi belum mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai perjalanan karir Siswoyo.

Harapan Menteri
Dalam sambutannya, Mentan Amran Sulaiman berharap Polbangtan menjadi contoh sekolah pertanian bertaraf internasional. "Polbangtan merupakan masa depan pertanian dan nantinya harus kuat serta mampu bersaing dengan negara lain", katanya.
"Alsintan dan benih terbaik nantinya, dapat dihasilkan oleh putra-putri dari Polbangtan, dan itu pasti bisa. Karena ada tanda-tanda baik di sektor pertanian, hal tersebut terlihat dari minat masyarakat yang ingin masuk Polbangtan", tegas Amran.
Dirinya berharap direktur yang baru dilantik, lebih baik dari sebelumnya. Kepada Direktur Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan), Amran meminta agar mengoptimalkan dan meningkatkan penempatan alsintan terutama untuk lahan rawa. optimalkan lahan rawa.
Berikut ini nama pejabat yang dilantik 12 November 2018:
1. Prof. Dr. Ir. Risfaheri sebagai Kepala Pusat Distribusi dan Cadangan Pangan Badan Ketahanan Pangan.
2. Dr. Ir. Riwantoro sebagai Sekretaris Badan Ketahanan Pangan.
3. Mulyadi Hendiawan sebagai Sekretaris Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian.
4. Ir. Bustanul Arifin Caya sebagai Kepala Pusat Pelatihan Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian.
5. Dr. Ir. Leli Nuryati sebagai Kepala Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian Sekretaris Jenderal.
6. Andi Nur Alam Syah sebagai Direktur Alat dan Mesin Pertanian Direktorat Prasarana dan Sarana Peetanian.
7. Edi Purnawan sebagai Direktur Perlindungan Tanaman Pangan Direktorat Jenderal Tanaman Pangan.
8. Dr. Ir. Idha Widi Arsanti sebagai Kepala Pusat Pendidikan Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian.
9. Wasis Sarjono sebagai Kepala Balai Besar Pelatihan Peternakan Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian.
Direktur Polbangtan yaitu :
1. Ir. Yuliana Kansrini sebagai Direktur Polbangtan Medan.
2. Dr. Ir. Siswoyo sebagai Direktur Polbangtan Bogor.
3. Dr. Ranjiman sebagai Direktur Polbangtan Jogyakata-Malang.
4. Ir. Bambang Sudarmanto sebagai Direktur Polbangtan Malang.
5. Dr. Ir. Syaifauddin sebagai Direktur Polbangtan Gowa.
6. Drh. Purwanti sebagai Direktur Polbangtan Manokwari.

(dari berbagai sumber)
Share:

TERCATAT 13 CALEG WARGA KAFAPET UNSOED SIAP RAMAIKAN PESTA DEMOKRASI

Berdasarkan hasil pengumpulan data redaksi Kafapet-unsoed.com, per tanggal 11 november 2018 tercatat ada 13 anggota Kafapet Unsoed yang masuk bursa Caleg yang akan meramaikan pemilu 2019. Angka ini bertambah dari data 2 bulan lalu yang masuk ke data redaksi yang jumlahnya masih 8 orang. Para caleg berasal dari berbagai angkatan mulai dari 70an hingga 90an, dengan lokasi di berbagai wilayah di Pulau Jawa. Belum ada laporan caleg warga Kafapet di luar Pulau Jawa. Dari 13 caleg, sebanyak 5 orang adalah caleg dari PKS,  sisanya adalah caleg PDIP (2 orang),  PPP (2 orang), partai lainnya yaitu Gerindra , PKB, Nasdem dan Partai Berkarya, masing masing 1 orang.

Para Caleg Kafapet ada yang masuk bursa sebagai caleg DPR pusat , ada juga DPRD provinsi dan Kabupaten/kota.

Bagus Pekik adalah caleg PDIP untuk DPR pusat , Ibnu Salimi adalah caleg PKS untuk DPRD Provinsi Jateng. Caleg lainnya untuk DPRD Kabupaten/Kota.

Ketua Kafapet unsoed Bambang Riyanto Japutra (BRJ) menyambut baik banyaknya warga Kafapet yang ikut dalam kontestasi Pileg. Ia berharap kelak jika terpilih, dapat menjadi anggota legislatif yang kredibel dan amanah serta mampu menyalurkan aspirasi masyarakat peternakan.

Berikut ini daftar para caleg warga  Kafapet.

1. Bagus Pekik, Sukabumi. DPR Pusat dari PDIP
2. Johan Rifai, Semarang. DPRD Semarang Kota,  PKS
3. Rumanti Danur, Cianjur.  DPRD Kab Cianjur, PKS
4. Kukuh Pramono, Bogor . DPRD Kab Bogor,  Gerinda
5. Alip Hamzah,  Tasikmalaya. DPRD Tasikmalaya,  PPP
6. Ibnu Salimi. Banyumas. Cilacap, DPRD Provinsi Jateng, PKS
7. Ir Sarjana, Jakarta Timur, DPRD DKI, Partai Nasdem.
8. Anonim (Tak mau disebut namanya), DPRD Kota Pekalongan, PKB
9.Sardi susanto spt (sks 90), dprd Banyumas,  PDIP
10. Rhazes Faza Asrinda, DPR RI Banten 3, Partai Berkarya,  
11.Munir Al Imam Zarkasih, DPRD Banyumas, PPP
12. Putri Mei Sari, Spt. DPRD Kab. Tegal, PKS
13. Aliq Yunan Aliyudin, Spt (angkatan 96), DPRD Kab Purbalingga,  PKS

Share:

GEBYAR TEMU ALUMNI NASIONAL KAFAPET PECAHKAN REKOR

Ketua Kafapet Bambang Rijanto (mengangkat Trophy )bersama Wakil rektor Unsoed Ahmad Sodik dan alumni angkatan 86 merayakan kegembiraan angkatan 86 menerima Best Of The Best Kafapet Award Trophy
Peserta sekitar 600an orang dari berbagai wilayah
Menteri Petrolium Timor Leste Hernani (no 7 dari kiri) bersama alumni 85
Angkatan 83 peraih The Best Costume
Temu Alumni Nasional Kafapet Unsoed yang diselenggarakan Hari Minggu 4 November 2018 di MG Setos  Hotel , Jl Inspeksi Gajah Mada Semarang, berjalan penuh gebyar dan meriah. Mengangkat tema "Harmony in Diversity" , acara yang dikomandani oleh Ketua Panitia Ign Hariyanta Nugraha (Igie) menghadirkan suasana kekompakan, keceriaan, kekeluargaan dan keakraban antar sesama alumni dari berbagai angkatan dan dari beragam daerah dan juga beragam profesi.

Acara ini juga berhasil memecahkan beberapa rekor dibanding acara sejenis yang diselenggarakan tahun-tahun sebelumnya. Antara lain rekor jumlah peserta yang kali ini mencapai sekitar 600an orang. rekor lainnya adalah mampu menghadirkan alumni yang menjadi pejabat di negara tetangga, yaitu Menteri Petroleum Timor Leste Hernani Coelho Da Silva, yang merupakan alumni angkatan 1986.
Jumlah daerah yang hadir juga lebih beragam, tercatat hadir perwakilan Kafapet Wilayah Sulawesi,  Lampung,  Sumatera Selatan,  Jatim,  Jogja Solo, Pantura,  Ciayumajakuning,  Priangan Timur,  Bandung Raya,  Banten,  Jabodebeksuci dan tuan rumah Semarang Raya. Selain itu, kekompakan terasa dari hampir semua angkatan hadir juga. Di mulai dari angkatan 66, Angkatan 70an,  angkatan 80an,  angkatan 90an dan angkatan 2000an,  semua angkatan menggunakan uniform khas masing masing.

Acara Temu Alumni Tahunan juga dihadiri oleh Wali Kota Semarang (Diwakili oleh Kadis Perekonomian), Pihak Rektorat yaitu Prof. Ahmad Sodik,  Dekan Fapet Prof.  Ismoyowati beserta Jajarannya,  Ketum PP KA Unsoed  Haiban Hadjid beserta Jajarannya, serta Ketum PP Kafapet Bambang Riyanto Japutra (BRJ)

Dalam Acara Temu Alumni Nasional tersebut diisi selain paparan dari Ketua Panitia,  Perwakilan Wali Kota Semarang,  Rektor,  Dekan, Ketum PP Kaunsoed dan Ketum PP Kafapet, juga diisi oleh Hiburan dan gelar kompetisi perform masing masing angkatan, dan disediakan juga beberapa Doorprize.  Tidak lupa, acara akbar ini diawali dengan lagu Indonesia Raya dan Mars Kafapet yang dinyanyikan oleh group paduan suara M.7 Choirs  dari Semarang, beserta para alumni. Tampil juga  Duta Seni Tari Kota Semarang yang baru saja menjuarai lomba tari tingkat Nasional, Arista Nada band (Aris Pramono, D.3 angk 84). Seluruh acara dipandu oleh  MC Drs Artanto (alumni FE UNSOED 82) dan Penyanyi yang terkenal di kota Semarang.

Panitia juga memberikan Piala untuk Katagori The Best Uniform (Costume), the Best Quantity, The Best Perform,  dan the Best of The Best.  Berbagai angkatan berusaha tampil sebaik mungkin untuk mendapatkan piala. Dewan juri yang berasal dari Ka Unsoed (Riswati Eko dan Andriajani) akhirnya memutuskan bahwa Angkatan 83 mendapatkan piala The Best Costume,  dan sisanya angkatan 86 memborong semua piala yaitu The Best Perform,  The Best Quantity dan The Best of The Best.

Momen Temu Alumni Nasional  di Semarang, juga dimanfaatkan untuk acara reuni per angkatan.  Tercatat angkatan yang mengadakan reuni yaitu angkatan 81, angkatan 82, angkatan 83, angkatan 87, angkatan 88, angkatan 89. Angkatan 90. Angkatan 92 . Beberapa angkatan lainnya mengadakan acara makan malam bersama sambil menikmati indahnya kota semarang di malam hari, antara lain angkatan 85 yang mengadakan acara keakraban di Simpang Lima Semarang.

Kepada redaksi Kafapet-unsoed.com Ketua Panitia Ign Hariyanta Nugraha menyampaikan rasa syukur dan haru atas suksesnya rangkaian acara Temu Alumni Nasional Kafapet Unsoed di Semarang yang berjalan dengan baik, lancar, semarak, penuh warna dan banyak kejutan.
"Dari junior hingga senior larut dalam kebersamaan, keakraban, paseduluran yang sebenarnya melebihi ekspektasi kami panitia. Hal tersebut merupakan cerminan kerinduan para alumni untuk bertemu satu dengan yang lain, dan kekuatan cinta pada Kafapet lah yang mendorong alumni hadir di Semarang," ujarnya.

Igie menambahkan, "sebagaimana kesepakatan dan komitmen  kami sebagai panitia yang diberi kepercayaan oleh Ketua PP Kafapet UNSOED untuk menjadi tuan rumah yang baik, kami berupaya untuk  menyambut tamu-tamu kita dengan berpegang pada 3 - uh  yaitu lungguh, gupuh dan suguh. apapun yg telah kita rencanakan, kita siapkan, tanpa kehadiran para alumni memenuhi undangan kami tiada artinya acara tersebut. dan banyak kemudahan-kemudahan yang seolah datang begitu saja, mengalir begitu begitu indah".

Paling Aktif dan Kompak

Kesuksesan Temu Alumni Nasional Kafapet Unsoed makin mengukuhkan Kafapet sebagai keluarga alumni fakultas di lingkungan Unsoed yang paling akrab, paling kompak dan paling aktif. Hal ini diakui oleh Ketua KA Unsoed Haiban Hadjid dalam beberapa kesempatan, dan diakui juga oleh beberapa pengurus keluarga alumni fakultas lain di lingkungan Unsoed. Acara kajian bulanan di Jabodetak, acara temu alumni nasional tahunan, reuni per angkatan dan berbagai kegiatan lainnya di berbaga daerah membuat decak kagum   alumni fakultas lain. Bahkan juga alumni Fakultas Peternakan dari kampus lain juga mengaku heran dan kagum dengan kemeriahan temu alumni nasional satu fakultas yang kemeriahannya sama bahkan melebihi temu alumni satu perguruan tinggi.

Beberapa alumni yang diwawancarai Kafapet-Unsoed.com mengatakan, keakraban dan kekompakan ini bisa terjadi karena sudah dipupuk sejak masa kuliah, dimana para dosen Fapet pada umumnya dekat dengan mahasiswa. Sistem pendidikan di Fapet yang banyak tugas kelompok baik di kelas maupun praktek lapangan, sangat mungkin membuat para mahasiswa secara alamiah menjadi saling mengenal dan akrab satu sama lain. Ditambah lagi Fapet Unsoed juga dikenal menghasilkan aktivitas yang produktif  sejak tahun 80an, baik di tingkat lokal maupun nasional.

Beberapa karya mahasiswa Fapet Unsoed antara lain ikut sebagai pendiri Ikatan Senat Mahasiswa Peternakan Indonesia (Ismapeti) tahun 1980an di era Hery Suprapto (alm) dan Satriyo Widhi Purboyo dkk yang diaktifkan kembali atas gagasan Ketua Senat Mahasiswa Tahun 1987 Joni yang kemudian menggelar Munas Luar Biasa Ismapeti di Makassar, dan berlanjut aktif hingga sekarang. Juga karya majalah kampus Husbandry yang beberapa kali mendapat penghargaan di tingkat nasional, serta prestasi di lomba karya ilmiah nasional dan lain sebagainya.

Wakil Rektor Unsoed Prof Ahmad Sodik dan Dekan Fapet Unsoed Prof Ismoyowati menyampaikan kebanggaannya kepada para alumni Fapet yang luar biasa dalam menyelenggarakan temu alumni nasional ini.

Silakan Simak foto-foto indahnya kebersamaan dalam gebyar Temu Alumni Nasional Kafapet Unsoed.***

Liputan by Roni & Bams
Foto : Roni, Bams, Group wa Kafapet














Share:

HARI INI LIMA RATUSAN ALUMNI FAPET UNSOED RAMAIKAN TEMU ALUMNI NASIONAL

Kota semarang sejak Sabtu 3 november kemarin ramai dikunjungi alumni Fapet Unsoed. Diperkirakan 500an orang alumni, belum termasuk keluarganya, sebagian sudah berada di Semarang.  Beberapa angkatan melakukan reuni angkatan masing masing sambil menikmati destinasi wisata dan kuliner kota semarang,  antara lain Lawang Sewu,  Simpanglima dan sebagainya.

Agus Kadarisman,  salah satu panitia mengatakan, Hernani Coelho Da Silva,  menteri Petroleum Timor Leste yang alumni angkatan 86 sudah berada di Indonesia dan besok diagendakan hadir di temu alumni nasional KAFAPET UNSOED. 

Rektor Unsoed, Dekan Fapet,  Ketua KA Unsoed juga siap hadir di temu alumni Nasional Kafapet Unsoed hari ini yang akan berlangsung jam 9.00 hingga 14.00. Ketua Panitia Ign Harijanta menghimbau agar peserta datang sebelum jam 9 agar acara dapat berlangsung tepat waktu.***


Share:

Download Proposal Masjid Fapet

LINK BANNER

Daftar dan Dapatkan GRATIS E-book Biografi Jenderal Soedirman dan informasi penting lainnya

Nama Lengkap

Alamat Rumah/Kantor

Pekerjaan/Jabatan
Nama Perusahaan/Instansi

Tahun Masuk Fapet/SKS

NIM

No Handphone

E-mail address




Pengunjung Web

Undangan Temu Alumni

Artikel Populer

Diberdayakan oleh Blogger.

Cari Blog Ini