WARTAWAN KAFAPET-UNSOED.COM DAN BEBERAPA REKAN SIAP BERKARYA DI KEMENTAN


Mentan memberikan SK CPNS secara simbolis . Paling Kanan Nurul Pratiwi, alumni Fapet Unsoed angkatan 2009
x


































Kafapet-Unsoed.com Hasil Akhir Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil Kementerian Pertanian (CPNS Kementan) Tahun Anggaran 2018 cukup diramaikan oleh Keluarga Alumni Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman (Kafapet Unsoed). Para alumnus menyebar dimasing-masing intansi lingkup Kementerian Pertanian. Nurtania Sudarmi, "wartawan" Kafapet-Unsoed.com, termasuk salah satu yang diterima sebagai CPNS Kementan dan sudahs berada di Papua.

Tanggal 11 Februari lalu bertempat di gedung Auditorium Kementan, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman secara simbolis menyerahkan langsung Surat Keputusan CPNS pada perwakilan lulusan.  Salah satu lulusan yang mendapat kehormatan menerima SK CPNS langsung dari Menteri Amran yakni Nurul Pratiwi. Alumnus Fapet Unsoed angkatan 2009 ini menempati formasi Peneliti Ahli Pertama di Balai Penelitian Ternak (Balitnak).

Untuk formasi Indonesia Timur, dua alumni Fapet Unsoed yaitu : Bangkit Lutfiadji S angkatan 2010 dan Nurtania Sudarmi angkatan 2005 bergabung menjadi bagian Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Manokwari, Papua Barat.  Jiwa militan jebolan Fapet Unsoed pun tertanam dalam diri kedua alumnus ini.

Pasalnya, dari sebelas personil yang ditempatkan ke Polbangtan hanya empat orang yang menyanggupi untuk berangkat saat itu juga.  Dua orang alumnus Unsoed, satu orang alumnus Universitas Sebelas Maret (UNS), dan satu orang lainnya alumnus Universitas Brawijaya (UB) didampingi dua orang tim Kementan menuju Manokwari pada 14 Februari menggunakan penerbangan pukul 23.40 WIB.

Bertambahnya alumni unsoed di daratan Papua menginisiasi Farid Maulana, senior yang sudah 4 tahun terakhir berkontribusi di Polbangtan Manokwari, untuk membuat Kafapet Unsoed cabang Papua.  Berdasarkan AD/ART Kafapet Unsoed, Pembentukan Kafapet di suatu Wilayah bisa dilakukan dengan syarat minimal ada kepengurusan inti, Yaitu Ketua,  Sekretaris dan Bendahara.

”Jadi untuk Wilayah Papua jika memenuhi kriteria tersebut,  bisa mendirikan Kafapet Wilayah Papua Barat. Joss luar biasa,” sebut Roni Fadillah, senior Kafapet yang juga ketua Kafapet Jabodetabeksesuci.

Tanggapan lain juga terlontar dari Bayu Adhitya, “Dengan bergabungnya alumni Fapet Unsoed di Kementerian Pertanian menjadi semangat baru untuk para alumni Unsoed yang lainnya untuk menjadi ASN, dengan demikian Alumni Fapet Unsoed semakin mewarnai di sektor Pemerintahan, Wirausaha dan Wiraswasta.”

Adapun Nurtania Sudarmi yang selama ini cukup aktif menyajikan berita di website Kafapet-Unsoed.com menyampaikan, meskipun sekarang mendapat tugas di Papua, dirinya tetap siap berkarya untuk mengembangkan website kafapet-unsoed.com.

Selamat untuk Keluarga Alumni Fapet Unsoed yang siap mengabdi di seluruh wilayah Indonesia, Khususnya wilayah Indonesia bagian Timur yaitu Manokwari Papua Barat. (269)

Posting Komentar

1 Komentar

  1. Tgl 11 kemarin berarti gantian ngisi auditorium kementan. Sy masuk jam 1 siang... .

    BalasHapus

Jika kesulitan posting komentar via hp harap menggunakan komputer