Purwokerto, Kafapet-Unsoed.com – Sebagai bentuk kepedulian terhadap dampak kemarau panjang yang melanda wilayah Kabupaten Banyumas, alumni Universitas Jenderal Soedirman yang tergabung dalam Gensoed Hub menginisiasi aksi kemanusiaan bertajuk "Gensoed Hub Berbagi". Dalam tahap awal aksi sosial ini, sebanyak 5 tangki air bersih disalurkan ke sejumlah lokasi terdampak kekeringan, meliputi Desa Darmakradenan (Kecamatan Ajibarang), serta desa di Kec.Jatilawang yakni Desa Bantar dan Desa Karanglewas, ungkap Mahasiswa Teknik Pertanian Unsoed Muhammad Fathoni Atthoriq saat bincang-bincang dengan Ir.H.Alief Einstein,M.Hum. dari kafapet-unsoed.com pada hari Senin 19 Oktober 2026.
Pelepasan armada mobil tangki air bersih menurut Fathoni yang juga Ketua Pendidikan dasar XLIII UPL MPA Unsoed berlangsung di Kantor BPBD Kabupaten Banyumas pada Sabtu (17/10/2026). Acara pelepasan dihadiri langsung oleh Wakil Rektor 3 Unsoed, Roy Andreas, S.Si., M.Si., Ph.D., selaku Pembina Perkumpulan Gensoed Hub didampingi beberapa alumni perwakilan Gensoed Hub, perwakilan UKM Unit Pandu Lingkungan Mahasiswa Pencinta Alam Universitas Jenderal Soedirman (UPL MPA Unsoed), serta jajaran BPBD Banyumas.
Krisis air bersih telah berlangsung selama tiga bulan terakhir. Kepala Seksi Pelayanan Masyarakat Desa Karanglewas, Pak Sugono, mengungkapkan bahwa krisis air bersih akibat hujan tidak turun sejak pertengahan tahun.
"Kekeringan di beberapa wilayah mulai terasa dari bulan Juli dan hujan terakhir terjadi pada bulan Mei," tutur Pak Sugono saat menjelaskan kondisi wilayahnya.Penyaluran air bersih ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan harian di tengah musim kemarau.
![]() |
| Antusias masyarakat Desa Bantar untuk mendapatkan air bersih |
Aksi "Gensoed Hub Berbagi" ini direncanakan akan kembali dilaksanakan sebanyak dua kali pada periode berikutnya untuk menjangkau lebih banyak masyarakat.
Wakil Rektor 3 Unsoed, mengapresiasi sinergi antara alumni dan mahasiswa. Ia menekankan pentingnya langkah taktis yang berorientasi jangka panjang dalam mengatasi krisis air di Banyumas.
"Kami berharap program penanggulangan bencana ini terus berkelanjutan. Tidak hanya bantuan darurat, tetapi juga perlu dibarengi dengan program pencegahan bencana seperti penanaman pohon, serta penanganan jangka panjang melalui pembuatan sumur bor," tegas Roy Andreas.
Roy Andreas juga menyampaikan ajakan "Bagi Civitas Akademika Unsoed lainnya, ayo ikut berdonasi bakti sosial pemberian bantuan air bersih untuk warga Banyumas. Jika ada yang bisa ikut penyaluran secara langsung pada Sabtu 24 dan 31 Oktober 2026, mohon diinfokan, termasuk jika bawa nama organisasi alumni lainnya". Gensoed Hub masih terbuka
untuk kolaborasi. Untuk bantuan alumni Unsoed peduli ini, direncanakan 3 kali Sabtu sampai dengan 31 Oktober 2026.
Berikut sejumlah Alumni Unsoed yang ikut berdonasi pada pekan ini di antaranya adalah:
1. Astera Prima - Dirjen di Kemenkeu dan mantan Ketum DPP KAUnsoed,
2. Asep Maryono - Dewan Penasihat KA Fakultas Hukum,
3. Bambang Haryanto - Ketua komisi C DPRD Provinsi Jawa Tengah,
4. Agustian - Ketua DPD KAUNSOED Lampung,
5. Amran - Ketua DPD KAUnsoed Priangan Timur
6. Ahmad Fauzy - Ketua Gensoed Hub
7. Ade Rifno - Ketua Div Event dan Marketing Gensoed Hub.
Penulis : Ir. Alief Einstein, M.Hum
Foto : Ir. Alief Einstein, M.Hum



0 Komentar
Jika kesulitan posting komentar via hp harap menggunakan komputer