Purwokerto, Kafapet-Unsoed.com. Alumni FEB Unsoed angkatan 1984 Yani Afrianto dan istri Rikbiyantini motoran lagi sama "bojo"/istri. Setelah Juni 2025 Yani dan istri pulang dari touring ke Bromo. Sudah cukup lama, tidak melakukan perjalanan di atas sadel Kawasaki Versys 250 cc yang diberi nama si Oyen. Kali ini untuk kesekian kalinya ke Dieng, dari Semarang lewat Boja - Ngadirejo - Umbul Jumprit - Tambi - Dieng. Pulangnya, lewat Batur lalu menelusuri satu-satunya sisa Hutan Hujan Tropis yang ada di Jawa, yakni hutan Petungkriono. Sayang jalan rusak dimulai dari Pabrik Teh Pagilaran sampai pertigaan warung Bu Siti. Kawasan ini tahun lalu sempat longsor dan menelan banyak warga penghuni lembahnya. Warung prasmanan Bu Siti cukup ramai dan menjadi tempat untuk istirahat para petouring. Masakannya enak khas desa dengan harga cukup ekonomis. Perjalanan Yani pulang dilanjut ke arah Batang masuk jalan raya pantura, lewat Kendal sampai di Gendingan, Semarang. Dua hari semalam yang menyenangkan bagi Yani dan istri, terutama saat melewati hutan, ungkap Yani Afrianto saat bincang-bincang dengan Ir.H.Alief Einstein,M.Hum. dari kafapet-unsoed.com pada hari Senin 11 Mei 2026.
Touring merupakan tren populer yang menyenangkan yakni perjalanan jarak jauh yang membutuhkan persiapan agar aman dan menyenangkan. Berikut Yani Gondrong (sapaan akrab Yani Afrianto) menjelaskan beberapa hal yang perlu diperhatilan sebelum touring :
1. Yani mulai touring sejak beli Honda Shadow 600 cc, sekitar 10 tahun lalu,
2. Yani senengnya Solo Touring dibanding Rombongan,
3. Bila Yani touring seringnya "ngajak" isteri,
4. Khusus persiapan bagi pemula : adanya motor apapun, yang penting motor sehat, CC kecil juga Ok, dan tidak harus Motor Gede serta kondisi motor sudah diperiksa dalam keadaan baik,
5. Hendaknya bawa bekal seperti air minum, makanan ringan, "uang saku + ATM", HP, dokumen lengkap seperti STNK; KTP, SIM, dan jangan lupa jas hujan,
6. Tentukan perjalanan akan berapa hari, supaya kita bisa =
a. Membawa pakaian yang cukup,
b. Memperkirakan biayanya. Besar kecil anggaran, tergantung tempat kita makan dan menginap di (hotel, home stay atau bahkan punya keinginan buat camping),
7. Biar nyaman dalam berkendaraan, biasakan setiap 2 (dua) jam istirahat,
8. Diusahakan agar masuk hotel atau penginapan sebelum maghrib. Supaya bisa jalan-jalan di sekitar hotel/penginapan dan cukup panjang untuk istirahat,
8. Jangan berkendaraan di malam hari, apalagi di daerah yang kita sama sekali tidak paham situasinya.
Penulis : Ir. Alief Einstein, M.Hum
Foto : Ir. Alief Einstein, M.Hum


0 Komentar
Jika kesulitan posting komentar via hp harap menggunakan komputer