Ketika Mahasiswa Baru Keracunan

Sebagai rektor artinya juga sebagai pemimpin. Prof Rubiyanto Misman memiliki banyak cerita saat dihadapkan pada masalah yang menuntut harus bersikap sebagai pemimpin. Berikut ini adalah salah satunya. Kisah pendek ini termuat dalam buku MEMENUHI PANGGILAN ALMAMATER, Biografi Rubiyanto Misman; Mahasiswa Unsoed Pertama - Alumnus Pertama - Pendiri dan Ketua Pertama Ikatan Alumni Unsoed - Dekan Alumnus Unsoed Pertama - Rektor Alumnus Unsoed Pertama.
Kisah ini termuat dalam buku yang ditulis oleh Sutriyono (Fak Peternakan'90)

Sejumlah mahasiswa Fakultas Peternakan Unsoed mengalami keracunan makanan. Keracunan terjadi setelah sekitar 300 mahasiswa baru tersebut mengkonsumsi makanan yang disediakan panitia. Mereka segera dilarikan ke Rumah Sakit DKT Purwokerto.
Peristiwa ini membuat heboh. Panitia mengalami kepanikan. Sejumlah dosen pendamping mahasiswa juga panik. Ir. Heri Suprapto (alm.) memberi gambaran bagaimana salah satu dosen karena begitu panik ikut mengurus permasalahan tersebut hanya mengenakan celana pendek, lupa mengenakan celana panjang.
Rubiyanto Misman di tengah suasana demonstrasi masa reformasi.


Banyak pihak komplain ke kampus Fakultas Peternakan, terutama kepada dosen-dosen yang ada di situ. Sementara dekan belum terlihat, Rubi datang menenangkan segalanya. Sebagai rektor Rubi mengambil tanggung jawab atas segala apa yang terjadi. “Tenang, semua ini anak saya,” katanya seperti diungkapkan ulang oleh Heri.

Unsoed menanggung semua biaya perawatan. Ketegangan pelan-pelan mereda dan bisa diatasi. Para mahasiswa yang keracunan tersebut akhirnya bisa terselamatkan. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.

Posting Komentar

0 Komentar