Mahasiswa FISIP Unsoed di Malaysia


Kafapet-unsoed.com. Kampus Merdeka (KM) merupakan bagian dari kebijakan Merdeka Belajar (MB) oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI. Pada Program MBKM mahasiswa akan mendapatkan hardskills (keterampilan teknis, complex problem solving, analytical skills) maupun soft skills (keterampilan non teknis, etika profesi/kerja, komunikasi, kerja sama) mahasiswa lewat berbagai program, seperti belajar di kampus luar negeri. Sehubungan dengan tuntutan masyarakat terkait kualitas pendidikan tinggi semakin meningkat, oleh karena itu dalam rangka untuk memperkaya dan meningkatkan wawasan serta kompetensinya di dunia nyata sesuai dengan minat dan cita-citanya, mahasiswa FISIP Unsoed mengikuti proses pembelajaran pada perguruan tinggi di Malaysia. Agar mereka memiliki pengalaman belajar di luar negeri sehingga soft skills mereka meningkat. Mereka juga bisa mengetahui bagaimana cara berkomunikasi dengan temannya yang ada di Malaysia. Sehingga diharapkan mahasiswa memiliki pengalaman dan menjadi referensi baginya ketika mencari kerja. Selanjutnya, berkenaan dengan terus menguatnya Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), salah satunya dengan membuka peluang kerja sama dengan perguruan tinggi luar negeri, untuk itu FISIP Unsoed menjalin kerja sama dengan perguruan tinggi di Malaysia, demikian pemaparan Koordinator Sistem Informasi Unsoed Ir.Alief Einstein,M.Hum. pada hari ini Minggu 18 Desember 2022 dari hasil bincang-bincang jarak jauh Purwokerto Malaysia dengan Dosen FISIP Unsoed Dr.Agus Haryanto.


Ketua Jurusan Hubungan Internasional FISIP Unsoed Dr.Agus Haryanto menjelaskan bahwa Dekan FISIP Unsoed Dr.Wahyuningrat,MSi. bersama dengan Wakil Dekan bidang Akademik FISIP Unsoed Dr.Luthfi Makhasin,SIP.,MA., dan Dr.Agus Haryanto melakukan kunjungan ke Malaysia pada tanggal 11 - 13 Desember 2022 untuk mengikuti International Conference on Law and Globalization di UniSZA Malaysia sekaligus memonitor 3 (tiga) mahasiswa Prodi Hubungan Internasional FISIP Unsoed Yaser Alkadri, David Yoanedi Putra, dan Pandu Putra Ritonga yang saat ini sedang melakukan pertukaran pelajar di Universitas Sultan Zainal Abidin (UniSZA) di Trengganu, Malaysia.

Menurut Dr.Agus Haryanto yang juga Wakil Ketua Asosiasi Ilmu Hubungan Internasional Indonesia bahwa pada tahun 2022 ini, FISIP Unsoed mulai mengirimkan mahasiswa ke UniSZA untuk melakukan program pertukaran pelajar sebagai program inisiasi kerjasama kedua institusi. Kegiatan ini dilanjutkan dengan penandatanganan Letter of Intent antara Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISP) Unsoed dengan Fakulti Undang Undang dan Hubungan Antarbangsa (FUHA) Universiti Sultan Zainal Abidin, Malaysia.


Dr.Agus Haryanto (Dosen ahli Politik Luar Negeri Indonesia dari FISIP Unsoed) menambahkan bahwa selain ke UniSZA, rombongan Dekanat FISIP Unsoed juga menghadiri pertemuan dengan University College Bestari di Terengganu, Malaysia. Dalam kesempatan ini, Dekan FISIP Unsoed Dr.Wahyuningrat memberikan Kuliah Umum di University College Bestari mengenai Work Life Balance Aparatur Sipil Negara (ASN) paska Pandemi Covid-19.



Penulis     : Ir. Alief Einstein, M.Hum.

Foto           : Ir. Alief Einstein, M.Hum.

Posting Komentar

0 Komentar