Kajian Kafapet Serang Raya, Duet Ustad Ayah-Anak Membahas Suri Tauladan Rasulullah


Serang, Kafapet-Unsoed.com. Kajian rutin Kafapet Unsoed kalobrasi D. I. J dan Serang Raya ke 67 dilaksanakan (minggu, 22/1) di kediaman Alumni Fapet Unsoed angkatan 89  Suyatno, Perumuhan Bumi Serang Damai,  Blick B2 No. 9 Kota Serang,  Banten. 

Suyatno sebagai tuan rumah mengucapkan banyak terimakasih atas kedatangan para alumni yang datang dari luar Banten. Dan dihadiri juga oleh Ketua Kafapet Daerah Istimewa Jagodetabek Yudhie Akhmadi.

"Baru pertama kali Kajian Kafapet Unsoed dilaksanakan dikediaman kami,  sungguh suatu kehormatan dan merasa bahagia bisa menjalin tali silaturahmi", tutur Suyatno mengawali Kajian. 


Gayung bersambut,  Subur Trihartono Ketua Kafapet Unsoed wilayah Serang Raya,  dalam sambutannya sedikit memaparkan visi misi Kafapet Unsoed Serang Raya. "Serang Raya memang belum banyak aktifitasnya,  tetapi kami punya visi misi ke depan bahwa Kafapet Unsoed Wilayah Serang Raya bisa  eksis dan menyatukan para Alumni Fapet Unsoed yang berdomisili di wilayah Serang Timur", papar Subur. 

Subur Ketua Kafapet Serang Raya, Minta dukungan dari para Alumni,  biar Kafapet Serang Raya bisa aktif. Acara inti siraman Rohani, kali ini sangat spesial karena dibawakan dua ustad dari internal Kafapet Unsoed, yaitu ananda Hanif putra kedua dari Nadam Subekti mantan Ketua BEM Fapet Unsoed, aktifis alumni,  dan Ketua Yayasan Tunas Mulia Sekolah Alam Anak Pemulung TPA Bantargebang Bekasi. 

Rasulullah Muhammad SAW adalah sosok teladan sepanjang masa. Keteladanan Nabi Muhammad SAW tercermin dalam setiap lini kehidupan sehari-hari.

Teladan agung Nabi Muhammad SAW telah dijelaskan dalam firman Allah SWT pada surat Al-Ahzab ayat 21. 

“Sungguh, telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari Kiamat dan yang banyak mengingat Allah.” (QS Al Ahzab ayat 21)

Beberapa contoh suri tauladan dalam kehidupan sehari hari,  dalam satu kisah perilaku pengemis Israel buta,  selalu mencaci maki Rasulullah 


Tetapi Rasulullah selalu menyuapi Pengemis dengan penuh kasih sayang,  suatu saat sahabat Abu Bakar menggantikan peran Rasulullah, Sahabat Abu Bakar menangis karena tidak tega orang yang dimuliakan selalu mencaci maki Rasulullah dan Rasulullah sabar dengan penuh kasih sayang menyuapi pengemis buta tersebut. 

Nadam Subekti memaparkan tiga contoh Suri Tauladan Rasulullah dari 50 suri tauladan, yaitu :

1. Kesuksesan 

Mulai bekerja umur 8 tahun sebagai pengembala kambing,  diasuh oleh pamannya Abu Tholib, umur 

12 tahun berdagang bersama Abd Tholib

Dipercaya oleh saudagar besar Siti khodijah,  sehingga menjadi Istrinya. 

Kesuksesan Rasulullah saat menjadi Pemimpin ummat.

2. Menjadi seorang Suami

Membimbing Khodijah sampai wafat. Setelah wafat Khodijah wafat,  Rasulullah menikahi beberapa Istri, diantaranya

Istri istri Rasulullah yaitu Saudah, Aisya, Habsoh,  dan lainnya. 

Perlakuan Rasulullah terhadap para para istrinya sangat adil,  memberikan Hak dan kewajiban yang sama

3.  Menjadi seorang Ayah

Memiliki 7 anak, 4 perempuam dan 3 laki laki (semua meninggal) ,  seluruh anak nabi berasal dari pernikahannya dengan Khadijah,  kecuali Ibrahim yang dilahirkan oleh Mariyah al-Qitbhiyah. Nama anak anak Rasulullah :

1. Al-Qosim

2. Zaenab

3. Ruqayyah

4. Ummu kultsum

5. Fatimah az-Zahra

6. Abdullah

7. Ibrahim

Seksi ke dua, acara Ramah tamah sambil mencicipi hidangan yang disajikan oleh tuan rumah,  selain saling memperkenalkan diri.  Subur Trihartono memberikan informasi agenda kegiatan yang akan dilakukan oleh Kafapet Serang Raya. 

Seksi akhir sebelum pamitan,  foto bersama. Rencana kajian ke 68 akan dilaksanakan di Bekasi. 

Salam kompak selalu dan terus rajut tali persaudaraan antar alumni Fapet Unsoed.



Penulis : Subur Trihartono

Editor   : Roni

Foto       :Dokumen Kafapet DIJ dan Banten

Posting Komentar

0 Komentar