Ade Banani, Profesor Yang Bercita-cita Menjadi Dokter


Purwokerto, Kafapet-Unsoed.com. Nasib seseorang sulit untuk diterka, banyak hal yang tidak mungkin bisa terjadi, begitupun sebaliknya, hal yang mungkin ternyata tidak terjadi.

Siapa sangka, anak pedagang lahir di desa kecil Batarujeg Majalengka, selepas lulus SMP tahun 1975 mengalami "putus sekolah" selama 4,5 tahun, dengan semangat pantang menyerah tahun 1979 meneruskan pendidikan ke SMA, bersamaan dengan teman teman seangkatannya kuliah masuk semester 3.

Selepas lulus SMA N 1 Talaga Majalengka tahun 1982, langsung mengejar mimpi untuk menjadi dokter, tetapi suratan takdir menentukan lain. Pupus sudah cita cita nenjadi dokter karena tidak diterima di PTN Perintis Satu.


Arah haluan berbalik 360 derajat, pilihan jatuh ke Fakultas Ekonomi Universitas Jenderal Soedirman. Seringkali manusia tidak menduga, justru Tuhan akan memberikan yang terbaik untuk ciptaannya.

Dari sinilah, seorang anak manusia yang bercita-cita jadi dokter malah dilantik jadi Profesor. Prof. Dr. Ade Banani, M.M.S., Sosok anak desa , lahir dari keluarga pedagang, Selasa Tgl 24 Oktober 2023, dikukuhkan menjadi Guru Besar bidang Ilmu Ekonomi Pertanian Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jenderal Soedirman.

Kesuksesan Ade Banani menjadi Guru Besar, tidak lepas dari peran utama sosok pendamping yang selalu setia setiap saat. Bahkan sosok ini juga, telah mengantarkan cita-cita sang suami menjadi dokter terbayarkan oleh putra putrinya.


Sejak tahun 1987, Atiek Makhyati, S.Pt, sosok istri yang setia mendampingi suami, sukses juga mengantarkan 2 (dua) putra putrinya menjadi keluarga dokter. Atiek Makhyati sendiri merupakan alumni PTUP angkatan 1984 Fakultas Peternakan Unsoed, dan melanjutkan S1 di Universitas Wijayakusuma Purwokerto.

Putra pertama, dr. Bara Pradiansyah Putra yang menikah dengan dr. Varista Rahmalia Soedarto. Putri kedua, dr. Cita Dianita Zealand menikah dengan dr. Hutomo Dewantoro.


Prof. DR. Ade Banani, M.S.S. Berkarir di Unsoed tercatat sbb;

1989, diterima menjadi PNS Unsoed, 

1996 - 1998, studi S2 di Waikato University Hamolton New Zealand

2007 - 2013, studi S3 di Universitas Brawijaya

2000 - 2006, Asisten Direktur III, Program D3 Bisnis International, FE Unsoed

2007 - 2013, Ketua Laboratorium Bahasa FEB Unsoed

2913 - 2017, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni FEB Unsoed


Ade Banani mempunyai moto dalam hidupnya, yaitu "Do Not Ever Give Up". Jika kita punya mimpi, jangan pernah menyerah, kita harus berjuang sampai mimpi itu tergapai.

Dan waktu telah membuktikannya. Dokter tidak jadi dalam genggaman, tetapi Profesor telah disandangnya. Sosok Guru Besar dari tatar Sunda, ramah dan murah senyum, menghiasi dalam kesehariannya.



Penulis     : Roni Fadilah

Foto           : Prof. Ade Banani

Editor        : Fajar Hidayat

Posting Komentar

0 Komentar