Strategi Menjalin Kerjasama Pendidikan

Foto 1. Peralatan Penelitian Dengan Teknologi Raman di KGU Japan.

Purwokerto, Kafapet-unsoed.com. Melihat dan membaca judul tulisan di atas, maka timbul suatu pemikiran yang sangat menarik dan menggelitik bagaimana cara menjalin kerjasama pendidikan dengan perguruan tinggi di luar negeri. Sehubungan dengan hal tersebut berikut pengalaman 2 (dua) alumni Unsoed. Pertama Prof.Dr.Ade Maman Suherman SH.MSc.(alumni S2 di University of Groningen, Belanda) dan kedua Dr.rer.nat.AB., Susanto,MSc. Untuk mendapatkan makna yang lebih jelas lagi, maka mari kita cermati satu persatu.

Perguruan Tinggi Negeri di Karawang Jawa Barat UNSIKA Universitas Singaperbangsa Karawang menjalin kemitraan lebih erat dengan kampus-kampus di luar negeri. Untuk itu sebagai rangkaian Perjalanan Dinas Luar Negeri akhir tahun 2023 Tim UNSIKA ke Jepang setelah sebelumnya ke Spanyol dan Korea, ujar alumni Fakultas Hukum Unsoed angkatan 1986 Prof.Dr.Ade Maman Suherman SH.MSc. yang juga Rektor UNSIKA.

Alumni Fakultas Biologi Unsoed angkatan 1983 Dr.rer.nat.AB., Susanto,MSc. dari tanggal 13 Desember 2023 sampai dengan 31 Desember 2023 di Jepang. ABe (sapaan akrab Dr.rer.nat.AB., Susanto,MSc) mengenal Universitas Singaperbangsa Karawang (UNSIKA) dimulai dari hubungan kerja dengan Prof.Dr.Sri Mulyani NS,SE.,MSi.Ak. pada tahun 2019-an selaku Rektor UNSIKA. Hubungan kerja tersebut diisi dengan kunjungan kerja ke Korea untuk melakukan kerjasama dengan beberapa universitas di Korea. Kemudian pada tahun 2023 hubungan kerja dengan UNSIKA ABe tetap lakukan dengan rektor yang baru, yaitu Prof.Dr.Ade Maman Suherman,SH.,MSc.

Pada akhir tahun 2023 inilah alumni Program S2 Ryukyus University, Okinawa, Jepang, ABe bersama tim dari UNSIKA melakukan kunjungan ke Jepang dengan target berkunjung ke Kwansei Gakuin University (KGU). Universitas KGU ini terletak di daerah dekat dengan kota terbesar kedua di Jepang, yaitu Osaka. KGU adalah salah satu universitas swasta terbaik di Jepang. KGU menduduki rangking 44 di Jepang. Sehingga kalau UNSIKA menjalin kerjasama dengan KGU sebuah langkah yang tepat dan strategis.

Kunjungan tim UNSIKA ke KGU Jepang terdiri dari Prof.Dr.Sutirna selaku Dean of Faculty of Teacher Training and Education, Dr.Winarno sebagai Chairman of The Institute for Learning Development and Quality Assurance, Ikhwanussafa Sadidan, MSc selaku Coordinator of International Office, Dr.Dayat Hidayat selaku Chairman of the Institute for Research and Community Service. Tim UNSIKA ini adalah tim yang tangguh dalam bernegosiasi dengan KGU Japan. Kunjungan ke Jepang ini dilakukan dengan singkat dan padat pada tanggal 16-19 Desember 2023. Tim UNSIKA diterima oleh Prof. Bibin dari School of Science and Technology, KGU Japan. Pada saat bertemu dengan Prof. Bibin, tim UNSIKA melakukan diskusi tentang potensi pengiriman mahasiswa UNSIKA untuk melakukan program Kampus Merdeka atau exchange student di antara mereka. Selesai diskusi dengan Prof. Bibin atau Prof. Hoshi Takai, selanjutnya beliau menunjukan laboratorium dan peralatannya terkait teknologi Raman Spectroscopy. Alat ini dapat digunakan untuk mendeteksi suatu subtansi dalam sebuah material atau mendeteksi kondisi lingkungannya dengan menggunakan sinar X bergelombang rendah. Teknologi Raman Spectroscopy inilah yang wajib dikembangkan dan di teiiti agar mendapatkan suatu peralatan untuk mendeteksi secara cepat pada target material tertentu, kata ABe (Dosen Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan UNDIP, Semarang). Untuk lebih jelasnya silahkan di lihat Foto 1.

Setelah itu dilakukan kunjungan ke beberapa Lab yang ada di Department of Biomedical Sciences, School of Biological and Environmental Sciences, KGU dipandu oleh Heri. Nama lengkap Heri ini adalah Hermanus Nawaly,SSi.,MSc.,MSi.DSc. Lab yang dikenalkan ke tim UNSIKA dan ABe adalah Lab. Diatom dengan berbagai koleksi jenis plankton ini. Dan yang menarik adalah pemanfaatan Diatom untuk Bioenergie atau biofuel. Dengan teknologi ini maka akan mengurangi pemanasan global. Bagus sekali hasil penelitian tim dari KGU ini. Sehingga pengetahuan ini dapat di kembangkan dan di aplikasikan di UNSIKA bila di perlukan, jelas ABe (Dosen Ahli Ekobiofisiologi Rumput Laut dari UNDIP).

Selain itu, selanjutnya yang menarik tentang Dr.Heri ini adalah alumni dari Beasiswa Unggulan hasil kerja Universitas Satya Wacana (UKSW) Salatiga yang menyelenggarakan Double Degree (DD) Program dengan KGU Japan. Dan Dr.Heri ini mendapat master degreenya dibiayai Beasiswa Unggulan dari Setjen Kemdibud saat itu dan ABe kebetulan sebagai Koordinator Programnya. Dengan kata lain bahwa kunjungan kemarin dari tanggal 16-19 Desember 2023, juga merupakan sebuah reunian singkat, antara penerima dan pemberi Beasiswa Unggulan yang sangat strategis, baik dari sisi pelaksanaan dan pemanfaatannya program beasiswa tersebut. Hal ini dibuktikan, bahwa Dr.Heri setelah lulus program Master, melanjutkan program doktor di KGU Japan. Diawal Dr.Heri membiayai sendiri, namun belum sampai masuk hitungan setahun, maka Dr.Heri mendapatlan bantuan sebagai research asisten untuk membiayai semua kebutuhan sebagai mahasiswa Doktor di KGU. Begitu lulus S3, maka Dr.Heri tetep bekerja di Lab nya dan sudah selama 12 tahun sampai sekarang ini dengan posisi sebagai Asisten Profesor di KGU. Hal ini merupakan langkah yang strategi untuk pengembangan ilmu dan teknologi yang ditekuni, yaitu tentang pemanfaatan Diatom untuk bioenergy dan Dr.Heri merupakan asset negara NKRI yang mahal, selain yang bersangkutan karena posisinya sebagai asisten professor di KGU, dan juga sebagai alumni Beasiswa Unggulan dari Universitas Pattimura Ambon yang bekerja di KGU dengan pendapatan yang sangat menarik sekali.

Kemudian dalam waktu yang bersamaan ABe juga bertemu dengan Elsa Angelin Leuhery,SSi.,MSc.,MSi. dengan panggilan akrabnya Elsa. Saat ini Elsa sedang mengambil program doktor di Lab yang sama dengan beda kajiannya di KGU. Japan tentang Diatom. Elsa sejarah pendidikannya mengikuti langkah-langkah dari Dr.Heri suaminya dan Elsa juga merupakan alumni dari UNPATTI Ambon. Dengan adanya 2 orang alumni Beasiswa Unggulan inilah, maka tim UNSIKA bisa mendapatkan berbagai macam informasi terkait dengan perkembangan limu dan teknologi bidang bioteknologi kelautan yang ada di KGU Japan. Harapan ABe kepada tim UNSIKA ini, bisa menindaklanjuti hasil kunjungan ini dengan melakukan kuliah umum secara daring atau luring, dan lebih strategis lagi melakukan kerjasama penelitian, sehingga menghasilkan jurnal-jurnal penelitian dalam jurnal scopus pada level Q1/Q2. Dengan demikian kunjungan tim UNSIKA ini menjadi program internasionalisasi yang strategis dengan memanfaatkan alumni Beasiswa Unggulan Kemdikbud (Foto 2).

Foto 2. Alumni Beasiswa Unggulan Kemdikbud (saat itu) dengan Koordinator Programnya.

Alumni Program S3 dari Universitaet Bremen, Bremen, German, ABe menambahkan kunjungan tim UNSIKA ini ditutup dengan kegiatan pertemuan yang sangat berharga dengan Prof. Hidetoshi Sato. Beliau professor di bidang Raman Spectroscopy di Departemen of Biomedical Chemistry, KGU Japan. Setelah dilakukan diskusi dengan berbagai topik bersama Prof Sato, maka tim UNSIKA berhasil melakukan penandatangan komitmen untuk menindaklanjuti hasil kunjungan ini menjadi beberapa kegiatan seperti Summer/Winter Camp nanti di bulan Agustus tahun 2024. Selain itu juga diharapkan ada kunjungan balik dari Prof. Sato dan beberapa mahasiswa KGU ke UNSIKA di tahun 2024. Dengan demikian program internasionalisasi di UNSIKA akan semakin maju dan berkualitas.

Untuk mengimplementasikan hasil diskusi tersebut, menurut ABe pasti tim UNSIKA dan FPIK UNDIP akan menindaklanjuti di internal UNSIKA/UNDIP terkait kebutuhan dana, jadwal serta perijinan bila diperlukan. Dari hasil diskusi dan dilanjutkan penandatangan perjanjian tersebut, maka ABe merasa puas dari hasil kunjungan ini, yang diawal diinisiasi ABe karena hubungan yang sudah lama terjalin melalui implementas Beasiswa Unggulan Kemdikbud saat itu. Sebagai bukti kenangan kunjunjungan tersebut, maka foto di bawah ini menarik dicermati saat tim UNSIKA di KGU Japan (Foto 3).

Foto 3. Tim UNSIKA dan UNDIP saat berkunjung di KGU Japan.

Demikian beberapa hal yang sudah di lakukan tim UNSIKA dan ABe pada saat mengunjungi KGU pada bulan Desember 2023 ini. ABe berharap semoga kunjungan ini merupakan hadiah terindah dan berkualitas untuk UNSIKA dan tentunya FPIK UNDIP atau ABe sendiri. Walapun untuk implementasinya masih dibutuhkan waktu dan energi serta sumber dananya.



Penulis     : Ir. Alief Einstein, M.Hum

Foto           : Ir. Alief Einstein, M.Hum

Posting Komentar

0 Komentar