Gempa Garut Dirasakan Warga Jakarta, Purbalingga, Yogyakarta

Yogi Adi Prasetya,ST,.,M.Sc. (Dosen Teknik Geologi Fakultas Teknik Unsoed dan alumni S2 dari Kyushu University, Fukuoka, Jepang).

Purwokerto, Kafapet-unsoed.com. Di tengah malam sekitar pukul 23.30 saat duduk di kursi kepala saya sedikit pusing saat merasaķan gempa dan tampak lampu di meja bergoyang, ungkap Ir.H.Alief Einstein,M.Hum. dari kafapet-unsoed.com selesai memandu pemaparan Dosen Teknik Geologi Fakultas Teknik Unsoed Yogi Adi Prasetya,ST,.,M.Sc.

Yogi (sapaan akrab Yogi Adi Prasetya,ST,.,M.Sc.) dalam paparannya mengatakan bahwa pada hari Sabtu 27 April 2024 malam, BMKG mencatat gempa bumi dengan magnitudo 6,5 terasa di Sukabumi, Bandung, Tangerang, Tasikmalaya, Garut, Bogor, Jakarta, Kebumen, Banyumas, Cilacap, Bantul, Sleman, Kulonprogo, Trenggalek, bahkan Malang.

Menurut situs BMKG https://warning.bmkg.go.id/ pusat gempa bumi tercatat berada di laut 151 km barat daya Kabupaten Garut dengan kedalaman 10 Km.

Selanjutnya Yogi (alumni S2 dari Kyushu University, Fukuoka, Jepang) menjelaskan bahwa jika melihat dari laporan BMKG, lokasi gempa berada di zona subduksi Lempeng Eurasia dan Lempeng Indo-Australia.

Gempa tersebut diinterpretasikan terjadi karena lempeng Indo-Australia menunjam ke bawah Lempeng Eurasia, ujar Yogi yang juga anggota Ikatan Ahli Geologi Indonesia.

Yogi sebagai dosen ahli Gunung Api dari Fakultas Teknik Unsoed menghimbau kepada masyarakat agar waspada terhadap gempa susulan dan selalu menunggu informasi dari pihak terkait seperti BMKG, Pemkab, dan BPBD setempat serta tidak mudah percaya informasi dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.



Penulis     : Ir. Alief Einstein, M.Hum

Foto           : Ir. Alief Einstein, M.Hum

Posting Komentar

0 Komentar