Tim Basket SMA N 4 Purwokerto Juara 1 dalam Kejuaraan Piala Dandim 0701

Tim Basket  SMA N 4 di Rajawawali Arena selesai  pengumuman  Juara 1 Dandim  Putra.

Purwokerto, Kafapet-Unsoed.com. Alief Einstein lulus SMA tahun 1977 dari SMA N XI Jalan Bulungan, Kebayoran Baru Jakarta Selatan. Tahun 1981 SMA N XI yang berdampingan dengan SMA N IX dijadikan satu menjadi SMA N 70 hingga sekarang. Saat SMA, jenis olahraga yang bermanfaat untuk menyehatkan tubuh alief selain bola basket juga olahraga beladiri asal Korea Selatan yakni Taekwondo. Lokasi latihan Taekwondo Alief di MBAU Pancoran Jakarta. Adapun tempat Alief latihan basket terdekat di Jalan Salak.

Bola basket termasuk olahraga yang menarik perhatian. Khusus agar dapat memberikan motivasi semangat warga dan juga masyarakat akan olahraga basket, untuk itu Ir.H.Alief Einstein,M.Hum. dari kafapet-unsoed.com sempatkan bincang-bincang dengan Sugianto (68 tahun) kakek Jordan dan Debie orang tua Jordan. Keduanya warga satu RT dengan Alief. Berikut hasil bincang-bincangnya :

Jordan Sebastian Hosea dengan Piala Dandim Juara 1 Basketball Putra 2025.

Tim Basket SMA N 4 Purwokerto terdiri dari Jordan Sebastian Hosea, Mohammad Rizqi Saputra, Rafi Maulana Gunawan, Alandika Rolansyah, Carli'one Daniva Putra, Thomas Kristian Waluyo, Rafif Kumara, Archevedo Ardhani Annafi, Feliks Bet Fanuel, Verrel Endra Shafa Briliant, Nauvalino Gayuz Arieca, Raffael Gilardino, Aditya Maulana Bagaskara, dan Syabani Adiyaska berhasil meraih Juara pertama dalam kejuaraan Piala Dandim 0701 Banyumas yang berlangsung di Rajawali Arena, Purwokerto pada tanggal 16 - 23 November 2025. Pakaian olah raga yang dikenakan Tim Pemain dalam pertandingan mempunyai 2 (dua) jenis warna dasar hitam dan putih.

Salah satu pemain Tim Basket tersebut yakni Jordan Sebastian Hosea (15 tahun) dengan tinggi badan 180 Cm. Jordan dan Tim SMA N 4 Purwokerto latihan rutin dengan hari yang menyesuaikan jadwal sekolah. Lama latihan 3 sampai 4 kali seminggu dengan lama latihan maksimum 2 jam. Tim basket berlatih tidak kenal lelah dan sesama pemain juga saling membangun chemistry agar kompak dalam bermain basket. Lawan tandingnya berat semua, tapi dengan strategi latihan kami bisa mengalahkan lawan tanding. Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada keluarga, guru sekolah, dan teman-teman sekolah yang mendukung, di antaranya sebagai suporter.

Posting Komentar

0 Komentar