Mimpi Pemuda Indonesia Jadi Pengusaha Pertanian dengan Belajar dan Bekerja Pertanian Modern di Jepang

Delegasi Kementerian Pertanian RI bersama Mr. Inaba Akito Director General Department of Agriculture, Forestry and Fisheries - Fukui Prefecturak Government dan Unsur Pimpinan, Jepang.

Purwokerto, Kafapet-Unsoed.com. Pemuda Indonesia yang Magang dan Lanjut Bekerja di Jepang di antaranya berasal dari Medan, Sumsel, Jakarta, Bekasi, dan Mataram yang punya cita-cita kembali ke Indonesia jadi Pengusaha Pertanian. Mereka belajar dan bekerja di House Farm di Jepang, salah satu perusahaan pertanian tersebut yakni di PT. Taya Farm - Provinsi Fukui Jepang (Kampung Asalnya Pebulutangkis Akane Yamaguchi). Di antara pemuda di Fukui yaitu Imanuddin alumni Matematika Universitas Negeri Jakarta. Sebelum ke Jepang Iman adalah pembudidaya hidroponik dari Jagakarsa - Jakarta yang mengikuti pelatihan selama 2 (dua) bulan di Balai Besar Pelatihan dan Peternakan Hewan Cinagara (UPT Pelatihan di bawah koordinasi Pusat Pelatihan Pertanian, Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian - BPPSDMP Kementerian Pertanian RI), ungkap alumni Fakultas Pertanian Unsoed angkatan 1991 Dr. Tedy Dirhamsyah, SP.,M.A.B. saat pemaparan yang dipandu Ir.H.Alief Einstein,M.Hum. dari kafapet-unsoed.com pada hari Rabu 04 Februari 2026.

Iman sudah 1,5 tahun di PT. Taya Farm, dengan kerja keras sampai jadi Manager Lapangan membawahi 12 staf termasuk 5 Tenaga Kerja Jepang dan 7 SSW/Specified Skilled Worker Indonesia, dengan gaji lebih tinggi dari Pegawai Jepang, kata Dr. Tedy yang juga Kepala Pusat Pelatihan Pertanian, BPPSDMP Kementerian Pertanian RI.

Salah satu Green House Taya Farm - Fukui Jepang, tempat magang dan bekerja SSW Indonesia.

PT. Taya Farm menurut Dr. Tedy mengelola 42 Green House dan 3,2 Ha lahan hortikultura dengan 18 Komoditas Hortikultura yang memasok Super Market di Provinsi Fukui. Adapun komoditas yang dihasilkan seperti Selada Daun Muda, Ubi Jalar, Tomat, Mentimun, Sawi, dan lainnya.

Selain Iman, ada juga Hasna alumni Fakultas Pertanian Universitas Mataram yang jadi SSW di Fukui. Hasna ikut pelatihan di Balai Besar Pelatihan Peternakan Batu Malang (UPT Pelatihan di bawah Pusat Pelatihan Pertanian BPPSDMP) untuk belajar Bahasa Jepang dan Budaya di Jepang sebelum berangkat ke Jepang. Cita - cita Hasna akan kembali ke Mataram Nusa Tenggara Barat setelah belajar dan bekerja di Jepang dengan menguasai Manajemen Modern dan Pertanian Modern di PT. Taya Farm, Fukui, Jepang, jelas Dr. Tedy.

Dr. Tedy Dirhamsyah, SP.,M.A.B. dengan Mr. Inaba Akito - Direktur General Department of Agriculture, Forestry and Fisheries, Fukui Prefektural Government di Kantor Gubernur Fukui - Jepang.

Selanjutnya Dr. Tedy mengatakan bahwa kondisi Pemagang dan SSW Indonesia sangat dihargai karena ketekunan dan keahliannya. Hal ini diungkapkan oleh Mr. Inaba Akito - Director General Department of Agriculture, Forestry and Fisheries Fukui Prefektur Government. Disampaikan Mr. Inaba bahwa di Prefektur Fukui, Usaha Pertanian berfokus pada Budidaya Padi dan Hortikultura. Dalam hal tersebut kami memahami bahwa pertanian Indonesia memiliki kesamaan, sehingga kami merasakan kedekatan yang sangat kuat. Saat ini kami tengah mendorong perluasan usaha pertanian serta peneraian pertanian cerdas (smart agriculture). Melalui pemanfaatan teknologi terbaru, kami berupaya meningkatkan efisiensi kerja pertanian dan pendapatan petani.

Bersama Pemuda Pemudi SSW asal Indonesia yang Magang dan Bekerja di Taya Farm - Fukui Jepang, didampingi CEO Taya Farm Mr. Taya Toru.

Dr. Tedy menambahkan bahwa jumlah tenaga kerja asal Indonesia sampai sekarang ada sebanyak 67 orang yang aktif berkontribusi di bidang pertanian di Prefektur Fukui. Banyak petani Fukui menyampaikan penilaian yang sangat tinggi kepada Pemuda Indonesia yang magang dan bekerja di Fukui, umumnya mereka adalah tenaga kerja yang sangat unggul dan merupakan bagian yang tak tergantikan untuk pengembangan usaha pertanian, sehingga mereka ingin menambah jumlah penerimaan tenaga kerja dari Indonesia untuk tahun depan.


Penulis     : Ir. Alief Einstein, M.Hum

Foto           : Ir. Alief Einstein, M.Hum

Posting Komentar

0 Komentar