Purwokerto, Kafapet-Unsoed.com. Musim semi telah benar-benar terasa di Taiwan. Per hari Senin 23 Februari 2026 gelombang mekarnya sakura tidak lagi sekadar prediksi, melainkan pemandangan nyata yang bisa disaksikan di berbagai wilayah. Dari selatan yang mulai melepas kelopak terakhirnya hingga pegunungan utara yang sedang berada di masa terbaiknya, akhir Februari 2026 menjadi momen emas berburu bunga merah muda. Di selatan, kawasan Baoshan dekat Kaohsiung yang sejak Januari 2026 menjadi pembuka musim, kini perlahan memasuki fase akhir. Beberapa pohon masih menyisakan warna, namun sebagian besar sudah mulai berguguran, menyisakan karpet kelopak tipis di tanah, ungkap Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unsoed Sulistyandari, SE.,MSi. saat bincang-bincang jarak jauh (Taiwan - Indonesia) dengan Ir.H.Alief Einstein,M.Hum. dari kafapet-unsoed.com
Ndari yang sedang tugas belajar S3 di National Yunlin University of Science and Technology (NYUST), Douliu, Yunlin, Taiwan menjelaskan bahwa warga yang datang akhir pekan ini tahu, mereka mungkin sedang menyaksikan bab penutup sakura di wilayah selatan.
Ndari (dosen ahli corporate finance dari FEB Unsoed) mengatakan bila bergerak ke wilayah tengah, suasana Sakura justru sedang semarak. Di Aowanda National Forest Recreation Area, yang musimnya berlangsung dari Januari hingga Maret, sakura masih terlihat cantik dan relatif stabil. Udara pegunungan yang sejuk membuat bunga bertahan lebih lama. Begitu pula di sekitar Sun Moon Lake dan Cingjing Farm, Februari adalah waktu yang tepat, dan akhir bulan ini menjadi kesempatan terakhir sebelum warna mulai memudar memasuki Maret. Sedangkan di Wuling Farm, Februari adalah puncak musim. Saat ini, kawasan Sakura tersebut berada dalam kondisi terbaiknya. Ribuan pohon sakura membentuk lorong-lorong dramatis yang dipenuhi pengunjung sejak pagi. Tiket masuk bahkan kerap dibatasi untuk menjaga kenyamanan dan kelestarian area. Sementara itu, di Tai’an Police Station, suasana justru baru akan mencapai momen terbaiknya pada Maret mendatang, ketika bunga dan pencahayaan malam berpadu menciptakan latar foto yang ikonik. Selanjutnya di wilayah barat laut seperti Taoyuan, Hsinchu, dan Miaoli, Februari memang dikenal sebagai bulan utama sakura. Sakura saat ini, sebagian titik sudah mencapai fase penuh mekar, sementara beberapa lainnya mulai memasuki tahap gugur. Suasana akhir pekan dipenuhi keluarga yang berpiknik dan fotografer yang memanfaatkan cahaya musim semi yang lembut. Sementara itu, pusat perhatian kini beralih ke utara. Di Taipei dan kawasan Wulai, sakura yang mulai mekar sejak akhir Januari masih bisa dinikmati, meski sebagian lokasi telah melewati puncaknya. Namun justru sekaranglah waktu terbaik mengunjungi Yangmingshan National Park, yang memasuki periode akhir Februari hingga awal Maret sebagai masa paling indahnya. Lereng-lereng gunung yang diselimuti kabut tipis pagi hari membuat warna merah muda terlihat kontras dengan langit yang kadang masih kelabu. Tak jauh dari sana, Tianyuan Temple mulai menunjukkan pesonanya. Dengan periode mekar pertengahan Februari hingga pertengahan Maret, sekarang adalah waktu yang sangat ideal untuk berkunjung. Pagoda kuil yang megah berpadu dengan deretan sakura menciptakan panorama yang ramai dibagikan di media sosial dalam beberapa hari terakhir.
Bagi yang belum sempat menikmati sakura, kabar baiknya: musim belum berakhir. Wilayah dataran tinggi seperti Alishan National Scenic Area dan Shizhuo baru akan mencapai masa berbunga pada Maret hingga awal April. Artinya, gelombang terakhir sakura masih akan menghiasi Taiwan beberapa minggu ke depan, ujar Ndari.
Hingga hari Senin 23 Februari 2026, Taiwan berada di tengah - tengah musim sakura. Sebagian wilayah berpamitan, sebagian sedang berpesta warna, dan sebagian lagi bersiap menyambut giliran. Seperti biasa, waktu berbunga sangat dipengaruhi suhu dan curah hujan, sehingga setiap hari bisa menghadirkan perubahan kecil yang berarti, jelas Ndari.
Di bawah pohon-pohon yang sedang mekar, orang-orang berhenti sejenak dari rutinitas. Ada yang berfoto, ada yang sekadar duduk diam memandangi kelopak yang jatuh perlahan. Musim semi mungkin datang setiap tahun, tetapi rasanya tak pernah benar-benar sama. Dan justru karena itulah, sakura selalu layak ditunggu, ungkap Ndari yang juga dosen ahli kewirausahaan dari FEB Unsoed.
Penulis : Ir. Alief Einstein, M.Hum
Foto : Ir. Alief Einstein, M.Hum
Referensi : https://www.taiwanobsessed.com/cherry-blossoms-taiwan/)



0 Komentar
Jika kesulitan posting komentar via hp harap menggunakan komputer