![]() |
| Rini Widianingsih, SE.,M.Acc,AK.,CA,CTA.,ACPA. (Dosen Jurusan Akuntansi FEB Unsoed dan anggota utama Ikatan Akuntan Publik Indonesia/IAI) |
Purwokerto, Kafapet-Unsoed.com. Mahasiswa Program (S3/Doktor) Ilmu Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) menggelar kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di BUMDes Srowot, Kecamatan Kalibagor, Kabupaten Banyumas, pada tanggal 10 Februari 2026. Program ini dilaksanakan oleh mahasiswa Program Doktor Ilmu Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unsoed sebagai bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), ungkap Dosen FEB Unsoed Rini Widianingsih, SE.,M.Acc,AK.,CA.,CTA.,ACPA. saat bincang-bincang dengan Ir.H.Alief Einstein,M.Hum. dari kafapet-unsoed.com pada hari ini Kamis 27 Februari 2026.
Rini yang sedang tugas belajar pada Program doktor (S3) Ilmu Akuntansi FEB Unsoed menjelaskan bahwa Kegiatan PKM bertema “Penguatan Literasi Keuangan dan Digital Marketing UKM Desa melalui Peran BUMDes” ini diikuti 15 peserta yang terdiri dari pengurus BUMDes se-Kecamatan Kalibagor dan pelaku UMKM Desa Srowot.
Tim pelaksana PKM terdiri dari: Prof.Dr.Icuk Rangga Bawono, SH.,SE.,MSi.,MH.,Ak.,CA sebagai pembimbing serta Rini Widianingsih; Achmad Ulin Nuha, dan Novita Setianti yang merupakan pakar Jurusan Akuntansi dari FEB Unsoed. Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan materi tentang pencatatan keuangan sederhana, penyusunan laporan arus kas dan laba rugi, pemisahan keuangan usaha, dan pribadi, hingga cara menghitung laba secara praktis. Selain itu, peserta juga dibekali strategi pemasaran digital melalui WhatsApp Business, Instagram, dan Marketplace, kata Rini (Ketua Lab. Pengembangan Akuntansi FEB Unsoed)
![]() |
| Mahasiswa Program Doktor Akuntansi FEB Unsoed Menggelar Pelatihan UKM dan Pengurus BumDes. |
BUMDes diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi desa melalui promosi bersama, distribusi produk, serta branding dan digitalisasi UMKM secara kolektif, ujar Rini yang juga anggota utama Ikatan Akuntan Indonesia (IAI).
Perwakilan Tim PKM, Rini menyampaikan bahwa masih banyak UMKM desa yang belum memiliki pencatatan keuangan yang tertib serta belum memanfaatkan pemasaran digital secara optimal. “UMKM harus mulai disiplin mencatat keuangan dan berani memanfaatkan platform digital agar mampu meningkatkan omzet dan memperluas pasar.” Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program PKM tahun 2026 Program Doktor Ilmu Akuntansi FEB Unsoed, Pengabdian yang mendukung program Kampus Berdampak.
Selanjutnya melalui sinergi antara Perguruan Tinggi dan BUMDes, Rini sebagai dosen ahli akuntansi dari FEB Unsoed berharap bahwa UMKM Desa Srowot Kec.Kalibagor Kabupaten Banyumas semakin profesional, akuntabel, dan mampu bersaing di era digital.
Penulis : Ir. Alief Einstein, M.Hum
Foto : Ir. Alief Einstein, M.Hum



0 Komentar
Jika kesulitan posting komentar via hp harap menggunakan komputer