Bersatu Padu , Bergandeng Tangan, Membangun Persaudaraan Sejati

ISPI Purwokerto Dinilai Paling Bagus (Catatan Penting dari Konggres ISPI XII Malang)




Kafapet-Unsoed.com . ISPI (Ikatan Sarjana Peternakan Indonesia ) Cabang Purwokerto dinilai sebagai contoh keberhasilan organisasi ISPI di daerah. Demikian salah satu catatan penting  Roni Fadilah saat mengikuti Kongress ISPI XVII di Malang, 6-8 Desember 2018. Roni Fadilah yang menjabat sebagai Ketua Kafapet Jabodetabeksuci hadir di kongres ISPI sebagai utusan ISPI Cabang Bogor.

Menurut catatan redaksi Kafapet-Unsoed.com Setidaknya sejak era PB ISPI dipimpin oleh Ir A. Purwanto (alumni Fapet IPB, waktu itu Direktur Elanco Animal Health), ISPI Cabang Purwokerto memang dikenal sebagai Cabang ISPI Paling aktif dan rapi dalam berorganisasi. Kantor ISPI Cabang Purwokerto saja ada papan namanya di jalan utama kota Purwokerto. Hal ini memperlihatkan eksistensi dan pengelolan organisasi yang serius . Kegiatan perekrutan anggota,  iuran anggota dan usaha yang dijalankan juga berjalan dengan baik. Kas organisasi pada saat itu juga paling bagus dibanding kas di cabang lain.

Pada kongres ISPI tahun ini ISPI Cabang Purwokerto kembali disebut-sebut oleh para petinggi ISPI sebagai ISPI Cabang yang paling bagus. Hal ini tidak lepas dari pengurus ISPI Cabang Purwokerto yang sebagian besar adalah para dosen dan alumni Fapet Unsoed yang dikenal aktif dan rapi dalam berorganisasi.

Kongres ISPI XII yang disertai dengan Seminar Nasional diselenggarakan di Auditorium Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya (UB)  tanggal 6-8 Desember  2018. Kepanitian Kongres ISPI kali ini diketuai oleh Ir.  Didiek Purwanto, ISPI cabang Lampung yang juga Alumni Fapet Universitas Brawijaya (UB). Acara yang berlangsung setiap 4 tahun ini diikuti oleh hampir semua Cabang ISPI seluruh Indonesia.

Dari ISPI Purwokerto hadir Prof. Ismoyowati (Dekan Fapet Unsoed). Sedangkan Alumni Fapet lainnya yang ikut dalam Kongres ISPI adalah Roni Fadilah  (utusan dari ISPI Bogor), Lili Mawarti (utusan ISPI Lampung) dan   Bahri Syamsuryadi (utusan ISPI Sulsel).

Didiek Purwanto Ketua PB ISPI 2018-2022

Roni bersama Ketua Umum Terpilih Didiek Purwanto
Sebagaimana Konggres organisasi pada umumnya , agenda utama kongres ISPI yang ditunggu-tunggu publik adalah pemilihan ketua umum untuk periode berikutnya, tahun 2018-2022. Pada acara pemilihan ketua umum tersebut, ketua umum ISPI periode 2014-2018 Prof Ali Agus tidak terpilih kembali untuk periode kedua karena mayoritas peserta yang memiliki hak suara lebih memilih pergantian Ketua Umum. Dari hasil pemilihan, disepakati  Didiek Purwanto yang merupakan utusan dari Lampung sebagai Ketua Umum PB ISPI Periode 2018-2022. Pada periode sebelumnya Didiek adalah Sekjen ISPI . Didiek dikenal sebagai pengusaha penggemukan sapi (feedlotter) yang juga aktif di gabungan pelaku usaha sapi potong Indonesia (Gapuspindo). Di kalangan ISPI, Didiek adalah aktivis yang sudah lama mengabdi di ISPI Pusat maupun Cabang.

Munculnya nama Didik Purwanto diperkirakan karena sebagian pengurus ISPI di daerah menghendaki ketua umum dari kalangan pelaku usaha. Sebelum Ali Agus Ketua Umum ISPI  dipegang oleh A. Purwanto (2002-2006), kemudian Yudi Guntara (2006-2010 dan 2010-2014. Purwanto adalah  CEO Elanco Animal Health , sedangkan Yudhi Guntara adalah pelaku usaha penggemukan sapi potong.


ISPI berdiri bulan  Agustus tahun 1968 oleh Erwin Soetirto dkk yang merupakan generasi pertama insinyur peternakan. Erwin Soetirto adalah sarjana peternakan pertama yang menduduki Dirjen Peternakan. Tokoh ISPI lainnya antara lain Kusumo Diwyanto (alm) peneliti Balitnak dan Direktur Perbibitan,  yang menjabat Ketua Umum ISPI sebelum era Purwanto. Sementara itu anggota Kafapet Unsoed Dr. Riwantoro juga aktif di ISPI sebagai sekjen dan pengurus harian. Riwantoro pernah menjabat  Sekretaris Ditjen Peternakan dan saat ini menduduki posisi Sekretaris Badan Ketahanan Pangan (BKP). Di daerah cukup banyak anggota Kafapet yang aktif di kepengurusan ISPI Cabang.

Roni bersama Purwanto (tengah)

Agenda Kongres ISPI

Agenda Kongres ISPI XII dimulai dengan seminar nasional peternakan dengan beberapa topik menarik, dilanjutkan dengan agenda utama berupa Kongres dan ditutup dengan acara rekreasi.

Berikut ini rangkaian acara kongres :
1. Hari Pertama, dibagi menjadi dua sesi yaitu :

A.  Sesi pertama 14.00- 20.30.
Seminar Nasional dan diskusi panel dengan 5 pembicara, yaitu
a.  Arah Kebijakan Pemerintah dalam Pembangunan Peternakan. Oleh Prof.  Dr.  Ir.  Suyadi,MS,IPU, Dekan Fapet UB.
b.  Tantangan Sapi Potong,  Oleh Ir.  Joni Liano,  Direktur Eksekutif Gabungan Pelaku Usaha Sapi Potong Indonesia (Gapuspindo)
c.  Kapitalisme Industri Perunggasan,  Oleh Audy Joinaldi, spt,  Ketua Himpunan Alumni Ternak IPB
d. Daya Saing Peternak Dalam Penyediaan Domba Kambing,  oleh Agus Solihul Huda,  Owner UD Gumuk Mas
e.  Kapitalisme Industri Persusuan,  Oleh Sulisitiyanto,  Ketua Gabungan Koperasi Susu Indonesia (GKSI)  Wilayah Jawa Timur


Roni bersama Lili Marwati (ISPI Lampung)
B.  Sesi kedua,  Kongres Tahap I,  yaitu :
a.  Pengesahan Tata tertib dan Agenda Kongres ISPI ke XII
b.  Laporan Pertanggungjawaban dannpandangan umum Laporan Pertanggungjawaban
c.  Demisioner kepengurusan ISPI periode 2014-2018
d.  Pemilihan ketua sidang
e.  Pemilihan Majelis ketua yang terdiri dari 5 orang yaitu 2 orang
Pengurus Besar ISPI periode 2014-2018, 3 orang dari Pengurus Cabang yang dipilih oleh peserta kongres.
f.  Penyusunan, Pembahasan Program dan pembagian tugas komisi -komisi yaitu dibagi 3 komisi: 1. Komisi AD/ART, 2. Komisi Garis Besar Haluan Organisasi, dan 3. Komisi Pernyataan Sikap dan Masukan Kepada Pemerintah.

Roni bersama Prof Ismoyowati
Hari kedua, dibagi menjadi dua sesi,  yaitu
1. Sesi Pertama, jam 08.00-11.15.
Seminar Outlook Peternakan 2019 dengan Thema "Terobosan Teknologi Busnis keuangan dalam Mendukung Usaha Peternakan".
2. Sesi kedua,  jam 13.00-22.00

Kongres Tahap II, berupa penetapan program Kerja,   penetapan AD/ART, Penetapan Rekomendasi utk pemerintah di sidang Pleno,  dan Agenda utama kongres ke XII adalah pemilihan Ketua umum PB ISPI Periode 2018-2022. Sesuai tatib kongres,   calon Ketum dipilih dari 5 suara terbanyak dari nama nama calon yg diusulkan oleh Utusan ISPI Wilayah.   5 Besar dari 10 calon yg terjaring, yaitu Didiek Purwanto,  Ali Agus,  Audy Joinaldi, Suyadi dan Joko Susilo.  Dan 5 besar terpilih tersebut secara otomatis jadi formatur  untuk memilih Ketum PB ISPI, dan akhirnya terpilih Ketum PB ISPI periode 2018-2022 yang baru yaitu Ir.  Didiek Purwanto dari ISPI Lampung.
3. Pelantikan Ketum PB ISPI Periode 2018-2022
4. Penentuan kongres ISPI ke XIII di Lampung.

3. Hari ketiga,  yaitu acara keakraban,  senam pagi dan kampanye gizi,  serta wisata petik jeruk di P-WEC,  Petungsewu Batu.

Roni bersama Bahri (kiri) ISPI Sulsel
sumber informasi dan dokumentasi: Roni Fadilah dan Catatan Redaksi
Share on Google Plus

About Bambang Suharno

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar