• PENGAJIAN BULANAN

    Tak kurang dari 30 anggota Kafapet se Jabodetabek Serang Sukabumi Cianjur (Sesuci) beserta keluarganya setiap bulan menghadiri pengajian bulanan di rumah alumni

  • Sarasehan dan Seminar Nasional Kafapet

    Bukti nyata Kafapet bukan sekedar forum silaturahmi melainkan juga ikut membahas masalah-masalah aktual di bidang peternakan

  • Kafapet Unsoed selalu aktif di forum Ka Unsoed

    Di Forum Keluarga Alumni Unsoed (Ka Unsoed), Kafapet sering menjadi pelopor dan peserta terbanyak. Antara lain pelopor kajian bulanan, peserta terbanyaj bedah buku Prof Rubiyanto dan lain-lain

  • Rapat Kordinasi Kafapet

    Munas, Rapat Kordinasi Nasional, Rapat Kordinasi Daerah adalah forum Kafapet Unsoed untuk membahas evaluasi dan program kerja Kafapet dan masalah lainnya

  • Mars Kafapet Unsoed

    Mars Kafapet wajib dinyanyikan pada acara resmi Kafapet di pusat dan daerah, antara lain acara temu alumni, seminar alumni, Munas, Musda, Rakornas dan sebagainya

MAHASISWA FAPET UNSOED SUKSES SELENGGARAKAN LOMBA BAHASA INGGRIS SE JAWA DAN BALI


Unit Kegiatan Mahasiswa Animal Science English Club (AEC) sukses mengadakan kegiatan ilmiah kedua kalinya yang bertajuk ECA (English Contest of Animal Science) BATCH II 2018 untuk seluruh mahasiswa se-jawa dan Bali.  Kegiatan dilaksanakan di Fakultas Peternakan Unsoed tanggal 14 – 16 September 2018. Acara ECA BATCH II diisi dengan 2 perlombaan yaitu Debat dan Presentasi Esai Bahasa Inggris  untuk mahasiswa/i se-Jawa dan Bali, dengan mengangkat thema "Youthful Role to Reach SDG’s 2030"

Acara ECA BATCH II dibuka di Ruangan Seminar 1 Fapet unsoed (15/9) oleh Wakil Dekan Fapet Bidang Akademik Novie Andri Setianto S.Pt, M.Sc, Ph.D.  Acara ECA BATCH II diikuti oleh 5 peserta presentasi terbaik yang dipilih setelah melalui tahap seleksi esai yaitu Institut Teknologi Bandung, Universitas Jenderal Soedirman, Universitas Airlangga, Universitas PGRI Semarang, dan Universitas Pertamina, sedangkan pada kategori lomba debat dipilih 4 Tim Terbaik dari seleksi esai yang berasal dari Universitas Negeri Malang, Universitas Teknologi Yogyakarta, dan tuan rumah Universitas Jenderal Soedirman.

Kegiatan lomba yang bertujuan untuk memunculkan pemuda yang membawa sebuah gagasan menarik untuk tercapainya SDG’s 2030 ini melibatkan civitas akademika Unsoed sebagai dewan juri pada semua lomba, diantaranya adalah Lis Safitri, S. Th. I., M. Pd, Novie Andri Setianto S. Pt, M. Sc., Ph. D, Mocahmmad Sugiarto , S. Pt., MM., Ph. D, Ari Asnani, Ph.D, dan Stafirudin Fuad Suryadibrata. Rangkaian acara lomba yang tak kalah menarik adalah Experimental Farm Touring, para peserta diajak oleh panitia untuk berkunjung ke area perkandangan Fapet Unsoed. Seluruh peserta terlihat antusias ketika diajak berkeliling di area kandang, peserta dikenalkan dengan berbagai jenis ternak dan teknologi pemeliharaan broiler dengan teknologi Close House.

Pemenang dari lomba untuk kategori Debat juara pertama adalah Universitas Negeri Malang, dan juara kedua Universitas Teknologi Yogyakarta. Kategori lomba presentasi juara pertama Universitas Airlangga dan juara kedua Universitas Pertamina.

Momen terakhir acara ECA BATCH II adalah berkunjung ke Lokawisata Baturraden (16/9) sebagai peluruh lelah dari berbagia lomba yang diikuti. Sebagai instansi yang memiliki hubungan baik dengan Fakultas Peternakan Unsoed, PT Cheil Jedang Indonesia turut andil dalam mendukung acara ini. Acara ini juga didukung oleh Owabonng, tempat rekreasi air di Purbalingga , Informasil Lomba, Eventkampus.com, Info Lomba, dan beberapa media lainnya yang ambil bagian dalam media partner.
Panitia mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung acara ini , termasuk Wisma Holtikultura yang dijadikan tempat penginapan peserta delegasi selama 3 hari .

"Sebagai Penyelenggara , kami mengucapkan banyak terimakasih kepada seluruh pihak yang membantu menyukseskan acara ECA BATCH II. Semoga acara ini dapat menjadikan kekuatan bersama kepada seluruh mahasiswa, civitas akademika dan instansi pemerintahan untuk saling merangkul demi tercapainya SDS’s di Indonesia pada tahun 2030," ujar Mujib, panitia ECA yang juga mahasiswa Fapet Unsoed.***

Share:

BUKAN ENAM, TAPI DELAPAN ANGGOTA KAFAPET MASUK BURSA CALEG

Kafapet-unsoed.com. Setelah berita tentang "6 anggota Kafapet masuk bursa Caleg" dimuat di web ini beberapa waktu lalu, banyak alumni mengaku bangga dan ikut mendoakan semoga para caleg ini berhasil menjadi anggota Dewan, dan nantinya dapat bekerja dengan profesional, menyuarakan kepentingan masyarakat peternakan ,

"Mari kita do'akan Caleg DPR/DPRD dari Kafapet Unsoed, semoga bisa jadi anggota Dewan yang terhormat, apapun latar belakang bendera partainya, " kata pengurus Kafapet Unsoed Roni Fadilah.

Berita di web ini menyebar melalui medsos dimana kemudian ada yang mengabarkan data baru anggota Kafapet yang masuk bursa Caleg.  Hingga tulisan ini disusun,  data yang semula 6 anggota, kini bertambah 2 sehingga menjadi 8 orang anggota Kafapet yang masuk bursa Caleg. Tambahan dua orang adalah Ir Sarjana, dari Jaktim, alumni Fapet angkatan 83, sebagai caleg DPRD DKI dari Partai Nasdem. Satu lagi, seorang alumni yang tidak bersedia disebut namanya, menjadi caleg dari PKB untuk DPRD Kota Pekalongan Jawa Tengah.

Bagus Pekik
Berikut daftar 8 anggota Kafapet Unsoed yang masuk bursa Caleg.

1. Bagus Pekik, Sukabumi. DPR Pusat dari PDIP
2. Johan Rifai, Semarang. DPRD Semarang Kota,  PKS
3. Rumanti Danur, Cianjur.  DPRD Kab Cianjur, PKS
4. Kukuh Pramono, Bogor . DPRD Kab Bogor,  Gerinda
5. Alip Hamzah,  Tasikmalaya. DPRD Tasikmalaya,  PPP
6. Ibnu Salimi. Banyumas. Cilacap, DPRD Provinsi Jateng, PKS
7. Ir Sarjana, Jakarta Timur, DPRD DKI, Partai Nasdem.
8. Tak mau disebut namanya, DPRD Kota Pekalongan, PKB 

Sebagaimana dimuat di berita sebelumnya, Bagus Pekik selama ini dikenal sebagai eksekutif di Charoen Pokphand Indonesia. Alumni Fapet sks 88 ini masuk sebagai kandidat anggota DPR pusat melalui PDIP.

Johan Rifai
Sedangkan Johan Rifai (sks 86) sudah lama aktif di PKS dan tahun ini kembali mencalonkan sebagai caleg PKS di Kota Semarang. Di saat mahasiswa,  Johan adalah aktivis kampus dan menjadi Ketua UP3 (Unit Penelitian dan Pengembangan Peternakan) yang pertama. UP3 adalah salah satu wadah kegiatan mahasiswa yang masih eksis hingga sekarang, berdiri sekitar tahun 1987 di era kepemimpinan ketua Senat Mahasiswa Joni Asmi (sks 84).

Jika ada pembaca yang punya data alumni Fapet Unsoed yang lain yang juga jadi caleg, silakan hubungi 08164827590.***


Share:

ENAM ANGGOTA KAFAPET UNSOED MASUK BURSA CALEG 2019

Kafapet-unsoed.com. "Mari kita do'akan Caleg DPR/DPRD dari Kafapet Unsoed, semoga bisa jadi anggota Dewan yang terhormat, apapun latar belakang bendera partainya, " kata pengurus Kafapet Unsoed Roni Fadilah.

Bagus Pekik
Berdasarkan catatan Kafapet
Unsoed saat ini  ada 6 orang alumni yang terdaftar menjadi Caleg DPR/DPRD untuk pemilu 2019. Di antaranya adalah Bagus Pekik, yang selama ini dikenal sebagai eksekutif di Charoen Pokphand Indonesia. Alumni Fapet sks 88 ini masuk sebagai kandidat anggota DPR pusat melalui PDIP.

Johan Rifai
Sedangkan Johan Rifai (sks 86) sudah lama aktif di PKS dan tahun ini kembali mencalonkan sebagai caleg PKS di Kota Semarang. Di saat mahasiswa,  Johan adalah aktivis kampus dan menjadi Ketua UP3 (Unit Penelitian dan Pengembangan Peternakan) yang pertama. UP3 adalah salah satu wadah kegiatan mahasiswa yang masih eksis hingga sekarang, berdiri sekitar tahun 1987 di era kepemimpinan ketua Senat Mahasiswa Joni Asmi (sks 84).

Berikut daftar anggota Kafapet Unsoed yang masuk bursa Caleg.

1. Bagus Pekik, Sukabumi. DPR Pusat dari PDIP
2. Johan Rifai, Semarang. DPRD Semarang Kota,  PKS
3. Rumanti Danur, Cianjur.  DPRD Kab Cianjur, PKS
4. Kukuh Pramono, Bogor . DPRD Kab Bogor,  Gerinda
5. Alip Hamzah,  Tasikmalaya. DPRD Tasikmalaya,  PPP
6. Ibnu Salimi. Banyumas. Cilacap, DPRD Provinsi Jateng, PKS

Jika ada pembaca yang punya data alumni Fapet Unsoed yang lain yang juga jadi caleg, silakan hubungi 08164827590.

Kafapet Unsoed berharap, setelah jadi Anggota Dewan mereka bisa menyalurkan aspirasi untuk mengembangkan
Peternakan nasional .
Share:

GUBERNUR JATENG DAN MENLU TIMOR LESTE DIHARAPKAN HADIR DI TEMU ALUMNI NASIONAL KAFAPET UNSOED


Kafapet-Unsoed.com. Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan Menlu Timor Leste Hernani Da Silva Coelho diharapkan hadir pada Temu Alumni Nasional Fapet Unsoed 4 November 2018  mendatang di Wisma Perdamaian Semarang . Demikian dikemukakan Ketua Panitia Temu Alumni Nasional Kafapet Unsoed Ign Hariyanta Nugraha beberapa tanggal 2 September lalu usai rapat koordinasi panitia inti Temu Alumni Nasional. 
Kehadiran Gubernur Jawa Tengah diharapkan dapat bertindak sebagai keynote speaker dalam forum temu alumni dengan topik yang akan ditentukan kemudian oleh panitia. Igie menyatakan dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan audiensi dengan Gubernur untuk melaporkan bahwa Semarang telah ditetapkan sebagai tuan rumah temu alumni nasional Fapet Unsoed 2018 sekaligus meminta kesediaan Gubernur untuk hadir dan ikut menyukseskan acara ini.
Menlu Timor Leste Hernani (Paling Kanan) saat menerima kunjungan Kafapet di Timor Leste tahun 2017
Adapun Menlu Tomor Leste Hernani akan diundang sebagai alumni Fapet Unsoed. Hernani tercatat sebagai anggota Kafapet karena ia adalah lulusan Fapet Unsoed angkatan 1986 program D3, yang kemudian menyelesaikan S1  di Universitas Islam Malang (Unisma). Igie mengaku sudah melakukan komunikasi dengan Hernani dan sudah mendapatkan lampu hijau dari Menlu Timor Leste tersebut . Tahun lalu, Igie bersama beberapa alumni juga mengadakan kunjungan ke Timor Leste untuk bersilaturahmi dan mengajak untuk ke Indonesia dan hadir di temu alumni nasional yang diselenggarakan setiap tahun sekali. Pada waktu itu Hernani yang sewaktu mahasiswa aktif di kepengurusan Senat Mahasiswa dan Resimen Mahasiswa sudah menyampaikan "kerinduannya" untuk bisa bertemu dengan para alumni Fapet Unsoed. "Saya siap hadir di temu alumni jika tidak ada tugas negara," ujar Hernani kepada utusan Kafapet Unsoed sebagaimana disampaikan oleh Igie.
Para peserta Rapat Panitia
Rapat panitia inti 2 September dihadiri oleh 7 orang,  antara lain Igie (sks 86) , Agus Kadarisman (86), Injie Rohyati (86), Nana Storada (83). Nana Storada yang saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas Kominfo kota Semarang, menyatakan siap mendukung acara Temu Alumni Nasional sesuai dengan kapasitasnyanya antara lain melalui  publikasi, dokumentasi termasuk transportasi. Baliho, Videotron, video streaming dan sarana komunikasi lain di kota semarang akan dimanfaatkan seoptimal mungkin untuk meramaikan hajatan nasional Kafapet.
Igie menyampaikan tema Temu Alumni Nasional Kafapet Unsoed tahun ini adalah  "UNITY in DIVERSITY" .

Sumber foto : Igie


Share:

KAFAPET UNSOED DUKUNG ACARA PERKENALAN KEHIDUPAN KAMPUS

Kafapet-Unsoed.com.  Fakultas peternakan kembali mengadakan acara Perkenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) dimulai dari 31 Agustus sampai 2 September 2018 dan dilanjutkan lagi 8-9 September 2018. Presiden BEM Fapet Unsoed Hanief Riyadi   mengatakan, tema PKKBM Fapet Unsoed  yang dipilih tahun ini adalah Membentuk Mahasiswa Aktif Berorganisasi yang Memiliki Rasa Solidaritas yang Tinggi dan Bermoral Baik serta Cinta Peternakan.

Humas PKKMB, Nida Nur Aziz menambahkan,  tujuan PKKMB ini diharapkan mahasiswa baru yang diterima di Fapet Unsoed menjadi bangga terhadap almamaternya,  dan mengetahui gambaran perkuliahan secara sistematik ke depannya.

Acara PKKMB menampilkan semua kegiatan UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) dan mendatangkan para Alumni yang telah sukses di bidangnya,  serta pembekalan dari beberapa perusahaan yang secara kebetulan yang membawakannya dari Alumni Fapet Unsoed yang mempunyai posisi di perusahaan tersebut.  Perusahaan yang terlibat dalam acara PKKMB adalah:

1. Japfa Comfeed  yaitu Juni Widodo dan Puguh Wardoyo
2. Sulton dari Medion.
3. Team PT New Hope Indonesia yang dikomandani oleh Roni Fadilah
4. Team dari Mustika jaya Lestari Anggi Sarjana dan Is Haryanto.
5. Team dari CPI yaitu pak Cosmas dan pak Oki.

Pembekalan dari berbagai Perusahaan besar yang bergerak di bidang peternakan ini,  memaparkan tentang Profil Perusahaannya masing masing,  serta memberikan gambaran kepada Mahasiswa Baru tentang peluang karier setelah lulus nanti.  Program ini merupakan terobosan yang sangat bagus,  sehingga mahasiswa mendapatkan gambaran terbaru tentang informasi di luar kampus yaitu teknologi yang terbarukan,  besaran bisnis peternakan serta prospek usaha di bidang peternakan di masa depan.

Para Alumni yang datang dari utusan beberapa Perusahaan juga sempat berkumpul dan berdiskusi langsung dengan  Dekan Fapet Unsoed  Prof.  Ismoyowati didampingi Dr. Elly Tugiyanti.  Para alumni dan Pimpinan Fapet Unsoed sangat antusias dalam diskusi yang diselenggarakan dalam suasana informal,  santai,  dan penuh dengan keakraban.  Dekan memberikan beberapa informasi tentang apa yang telah,  sedang dan akan dikerjakan di kampus,  begitupun Alumni dengan penuh semangat mendengarkan dan memberikan masukan terhadap almamaternya.

Pada 31 Agustus 2018 bersamaan dengan acara PKKMB, PT New Hope Indonesia mengadakan rekrutment untuk berbagai posisi yang ditawarkan untuk para sarjana Fapet Unsoed yang baru lulus.  Rekrutment tersebut langsung dipimpin oleh HRD Manager PT NHI yaitu Ibu Dede Indah Sari dan Team,  rekrutment diikuti oleh 63 sarjana peternakan Fapet Unsoed yang baru lulus. Berikut ini beberapa foto kegiatan. (Roni/Bams)




Acara pembekalan oleh Roni Fadilah




Sumber foto : Roni Fadilah
Share:

KAJIAN BULANAN KE 46 DI LEMBANG DALAM SUASANA REKREASI KELUARGA

Kafapet-Unsoed.com. Kekompakan alumni Fapet Unsoed boleh dibilang tak tertandingi. Website ini bahkan hampir kewalahan untuk memberitakan kegiatan Kafapet dan anggota Kafapet di berbagai daerah. Acara Kajian bulanan di Jabodetabek dan sekitarnya sudah berlangsung puluhan kali secara konsisten. Ada juga kegiatan lainnya antara lain temu alumni tahunan nasional, pertemuan Kafapet daerah , reuni kecil di berbagai daerah, temu alumni per angkatan di berbagai kota dan sebagainya.

Peserta mendapat oleh-oleh termasuk kopi AAA dari Ketua Kafapet Jambi
Hari Ahad 12 Agustus 2018 lalu (30 Dzul-Qa'idah 1439 H), berlangsung Kajian rutin Keluarga Alumni Fapet Unsoed wilayah Jabodebeksuci yang ke 46 , di Komplek Balai Inseminasi Buatan (BIB)  Lembang, Jln. Kiwi Kayu Ambon no. 78  Lembang - Bandung Barat.  Acara ini berlangsung lancar berkat kerjasama dengan Kafapet wilayah Bandung Raya  dan Kepala BIB lembang Tri Harsi (Fapet Unsoed angkatan 84) yang bertindak sebagai tuan rumah.

Kajian diikuti oleh 45 alumni beserta keluarga yang datang dari Bandung,  Sukabumi,  Tangerang,  Bogor,  Bekasi dan Lembang.

Ustad Yudi Prayoga Al-Bakri saat mengisi materi kajian
Kajian diisi dengan ceramah oleh Pimpinan pondok Pesantren  Kecamatan Tanjung Siang, Kabupaten Subang  Ustad Yudi Prayoga Al-Bakri. Materi kajian meliputi upaya manusia agar bisa selamat di dunia dan akhirat yaitu dengan cara melaksanakan shalat,  banyak baca Al Qur'an beserta mempelajarinya dan memperbanyak membaca shalawat untuk Nabi Muhammad Shollallahu Alaihi Wassalam.

Selain itu,  dalam Kajian tersebut,  diisi juga sambutan dari tuan rumah yaitu Bapak Iwan Setiawan selaku wakil dari Tuan Rumah Tri Harsi,  juga ada info tentang perkembangan pembangunan Masjid di Kampus Fapet Unsoed  dan info akan diadakannya Temu Alumni Tahunan Lintas Angkatan Nasional di Semarang.

Rekreasi di kawasan BIB
Hal yang berbeda di Kajian sekarang adalah,  selain disediakan penginapan untuk Alumni beserta keluarganya,  disediakan pula jamuan makan makam,  pagi dan siang hari, di pagi harinya,  diadakan keliling edukasi di sekitar lokasi sapi yang digunakan untuk produksi semen,  dan olah raga gembira ria dengan para anak anak Alumni.  Tak kalah menarinya, setiap Keluarga dari Alumni mendapat bingkisan dari Balai Inseminasu Buatan Lembang berupa topi BIB dan Mug berlogo BIB Lembang plus bingkisan Lapis Lembang  dari Kafapet Unsoed Wilayah Bandung Raya. Peserta juga mendapatkan bingkisan berupa Kopi AAA dari Gati Nikensari Kafapet Wilayah Jambi, yang sengaja ingin berpartisipasi dengan mengirim paket Kopi AAA, kopi khas dari Jambi.

Kajian bertempat di BIB Lembang merupakan kegiatan yang kedua kalinya. Kajian yang pertama diselenggarakan pada tahun 2017.

Kepada Kafapet-Unsoed.com para peserta mengaku sangat senang dengan acara kajian ini dan merasakan sentuhan yang berbeda,  karena selain kajian, diperoleh juga suasana udara sejuk pegunungan dan sekaligus berwisata ria. Sementara itu Tri Harsi selaku tuan rumah menyampaikan terima kasih kepada para alumni dari berbagai kota yang telah menyempatkan hadir dalam acara kajian ini. (Roni/Bams)***


sumber foto : Roni Fadilah
Share:

HARI JADI JATENG; IGIE DAN KUSMANIFAH MENCIPTAKAN DAN MEMPOPULERKAN LAGU "KARTU TANI"


Ign Haryanta Nugraha dan karyanya dalam bentuk CD lagu Kartu Tani
Kafapet-Unsoed.com. Alumni Fapet Unsoed angkatan 86 Ign Hariyanta Nugraha (Igie),  kini namanya tercatat di Pemprov Jateng sebagai pencipta lagu "Kartu Tani". Sementara itu Kusmanifah (Fapet angkatan 82) dipercaya sebagai pembawa lagu Kartu Tani. Dua alumni Fapet Unsoed yang berkarir di Dinas Peternakan Jateng ini ini dikenal sebagai pejabat yang juga "penyanyi" Pemprov Jateng . Ign Hariyanta Nugraha saat ini menduduki jabatan Kepala Bidang Budidaya Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jateng, sedangkan Kusmanifah Kepala Seksi Perbibitan Bidang Budidaya di kantor Dinas yang sama.

Di Jawa Tengah, Kartu Tani adalah satu "produk unggulan" Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dalam memberikan pelayanan kepada para petani. Dengan kartu tani ini para petani terdata secara sistematis dan mempermudah aparat pemerintah dalam melakukan pembinaan, termasuk penyaluran pupuk maupun bantuan lainnya.
Kusmanifah (no 4 dari kiri ) dan Ign Haryanta (no 5) bersama tim seni Pemprov Jateng

Acara peluncuran lagu kartu tani ditandai dengan penyerahan keping CD lagu Kartu Tani dari Ign Hariyanta kepada wakil Gubernur Jateng Heru Sudjatmoko, dalam rangkaian Parade Seni Budaya sebagai acara puncak Pesta Rakyat hari jadi ke-68 Provinsi Jateng yang diadakan di Alun Alun Pemalang, Senin malam (20/8/2018).

Parade dengan konsep karnaval itu dimulai pukul 19.30 sampai 23.30 WIB, menunjukan potensi kebudayaan dari 35 kabupaten dan kota se- Jawa Tengah. Pertunjukan tersebut juga sekaligus sebagai penutup rangkaian acara Pesta Rakyat. Penutupan acara secara simbolis dilakukan Wakil Gubernur Jateng, Heru Sudjatmoko.

Parade terdepan merupakan barisan dari tuan rumah Pemalang dengan pertunjukan Tari Kebo Ijo. Kemudian, disusul grup drum band dari Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang.

Di belakangnya, Wayang Semar raksasa yang terbuat dari ratusan kulit kerbau dari Sanggar Gogon Surakarta. Kemudian disusul penampilan dari para seniman luar negeri.

Selanjutnya, iring- iringan pegawai Dinas Pertanian Provinsi yang menyanyikan lagu berjudul 'Kartu Tani'. Kemudian dilanjutkan penampilan seni budaya dari 35 kabupaten/ kota di Jateng.

Terhitung sejak acara parade seni budaya ini, alunan suara Kusmanifah akan semakin populer di kalangan warga jateng khususnya kalangan pertanian.

Redaksi kafapet-unsoed.com mengucapkan Selamat atas karya Mas Igie dan Mbak Kus, semoga menambah semangat berkarya bagi para petani di Jateng.

Silakan simak alunan lagu Kartu Tani karya anggota Kafapet untuk Jawa Tengah dengan klik di sini






Suasana parade budaya


Suasana parade budaya
Sumber foto: Igie

Sumber file lagu : https://drive.google.com/file/d/1n4h_Ztpc9uu9iaqspOGmtg2saRFBXlL8/view?usp=drivesdk


Share:

SEMANGAT MERAH PUTIH MEWARNAI REUNI KAFAPET UNSOED 86

Nuansa semangat kemerdekaan merah putih mewarnai acara reuni Kafapet Unsoed angkatan 86 yang diselenggarakan dalam di daerah Batu, Malang tanggal 17-19 Agustus 2018. Dari sekitar 65 alumni yang melakukan konfirmasi kehadiran,  sampai hari pelaksanaan acara,  hadir 50 alumni dan 19 orang dari keluarga Alumni, total 69 orang.  Di kalangan akumni Fapet Unsoed, angkatan 86 dikenal paling kompak dan aktif di berbagai kegiatan alumni Unsoed.

Lokasi yang dipilih adalah  Roemah YWI yang beralamat di Jl.  Oro Oro Ombo No.  313 Batu,    depan Batu Night Spectaculer (BNS). Reuni tersebut dibidani oleh angkatan 86 yang berdomisili di daerah Surabaya dan Malang,  Panitia reuni dikomandani oleh Agung W Bayangkara, didukung oleh para Srikandi Fapet 86 yaitu Tri Yatmini, Sri Lestari, Wiwik Widhiastuti dan Yati Sumiyati.

Ketua Panitia Agung W Bayangkara mengatakan, karena reuni dilaksanakan dalam suasana 17an, maka tema reuni kali ini adalah "Dengan Semangat Dirgahayu RI ke 73, kita jaga Babatiran Selawase". Kostum yang dipakai peserta adalah motif Merah,  Putih atau Metah-Putih.

Acara reuni  meliputi malam keakraban,  kegiatan senam pagi bersama,  aneka games, serta jalan-jalan ke beberapa lokasi wisata di daerah Batu. Juga diisi diskusi tentang penyelenggaraan Temu Alumni Tahunan kafapet Unsoed yang akan diselenggarakan 4 November 2018 di Gedung Perdamaian Semarang serta bahasan tentang dukungan untuk pembangunan masjid di kampus Fapet Unsoed.

Suatu kehormatan bagi warga angkatan 86, dalam acara tersebut  hadir  Tamu Istimewa yaitu Ketua angkatan 85 Kafapet Unsoed  Sinung Nugroho yang hadir bersama Fathul Islam,  hadir juga dari Alumni Fabio angkatan 86.

Acara reuni diikuti oleh Alumni Fapet 86 dari berbagai wilayah yaitu Lampung. Jabodebeksuci, Bandung,  Barlingmascakep, Semarang Raya, Jogja,  Solo,  Bali,  Surabaya,  Malang,  Kediri dan Lawang.

Reuni Fapet Unsoed angkatan 86 diselenggarakan setiap 2 tahun sekali,  2 tahun sebelumnya diselenggarakan di Jogjakarta. Tahun 2020 acara reuni angkatan 86 mempunyai tiga opsi yaitu Karimun Jawa, Bali dan Lampung. Hasil pemungutan suara disepakati bahwa reuni 2020 akan dilaksanakan di Bali.

Dana penyelanggaraan reuni ,  selain dari para Alumni yang hadir di Reuni,  juga disupport dari para Alumni yang berhalangan hadir karena alasan yang kuat yaitu sedang ibadah haji,  ada kepentingan keluarga,  dan anggota keluarga yang meninggal dunia.

Dalam acara tersebut juga,   peserta juga menggalang dana untuk  membantu modal usaha alumni seangkatan yang membutuhkan antara lain  karena sudah ditinggal pergi oleh kepala keluarga dan anak anaknya masih sekolah.

Suasana kekompakan Kafapet 86 tampak dari foto-foto berikut ini.
Bravo Fapet 86.  (Roni/Bams)**












Alamat Roemah YWI,  Jl.  Oro Oro Ombo No.  313 Batu





Sumber foto : Roni Fadilah

Share:

SEMARANG SIAP JADI TUAN RUMAH TEMU ALUMNI NASIONAL FAPET UNSOED 2018

Wisma Perdamaian Semarang
Kafapet Semarang siap menjadi tuan rumah Temu Alumni Fapet Unsoed Tingkat Nasional yang biasa digelar setahun sekali. Demikian dikemukakan oleh Ketua Panitia temu alumni Fapet Unsoed 2018 Ign Hariyanta Nugraha. Alumni Fapet angkatan 1986 ini mengharapkan dengan lokasi di Semarang diharapkan jumlah peserta tidak kalah meriah dibanding acara serupa yang biasanya berlangsung di wilayah Jabodetabek.

Ign Haryanta/Igie (jongkok , paling depan) bersama rekan sks 86 di acara reuni 86
Sejumlah agenda sedang dirancang panitia untuk suksesnya acara Temu Alumni Nasional. Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya Temu Alumni Nasional Fapet Unsoed  biasanya dihadiri oleh ratusan alumni dari berbagai kota di Indonesia dan juga beberapa yang dari luar negeri, baik alumni program D3, S1 maupun S2. Hadir juga pimpinan fakultas dan para dosen. Temu alumni menjadi ajang silaturahmi lintas angkatan serta diskusi dengan topik tertentu yang ditetapkan panitia.

Tahun lalu, acara temu alumni diisi dengan pemaparan visi misi Dekan Fapet Prof Ismoyowati yang saat itu baru diangkat sebagai dekan menggantikan Prof Achmad Sodik.

Tahun ini acara Temu Alumni Nasional berlangsung Minggu 4 November di Wisma Perdamaian Prov.Jateng, Jl Imam Bonjol no 209 Semarang. Lokasi ini strategis di tengah kota Semarang, tidak jauh dari Bandara Achmad Yani Semarang.

Berikut ini undangan temu alumni yang telah beredar melalui sosmed. Silakan dishare ke teman-teman alumni yang Anda kenal.

Assalamualaikum wr wb,

Mengharap kehadiran seluruh anggota Kafapet UNSOED dimanapun berada pada acara TEMU ALUMNI FAPET UNSOED LINTAS ANGKATAN NASIONAL, pada :

Hari, tanggal      : Minggu, 4 Nov 2018
Tempat               : Wisma Perdamaian Prov.Jateng, Jl Imam Bonjol no 209 Semarang
Jam.                    : 09.00 - 15.00 wib

Merupakan kebahagiaan jika seluruh Kafapet berkenan hadir pada acara tersebut. Kafapet
BISA, Kafapet BERDAYA, Kafapet BERJAYA.

Wassalamu'alaikum Wr.Wb.

Ketua Panitya



i-GIE (Ign Hariyanta Nugraha)

Info selengkapnya hubungi 0818 249 682 


Share:

Yuck Ngaji di Lembang

Ngaji di Lembang, Bandung? Yup.. Benar sekali.  Sie Kerohanian Kafapet Unsoed (Keluarga Alumni Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman) mengundang teman-teman Kafapet Fapet Unsoed untuk hadir dalam “Siraman Rohani ke-46”.

Acara kajian rutin Kafapet Unsoed Jabotabeksuci bergabung dengan Kafapet Unsoed Bandung Raya ini akan diadakan pada Ahad, 12 Agustus 2018 pukul 09.30.  Tempat ngaji-nya sudah pasti di Lembang, tepatnya dikediaman Ibu Tri Harsi.  Detail alamanya Komplek BIB Lembang, Jalan Kiwi Kayu Ambon no. 78.

Tak mau ketinggalan acara, Bapak Puji Hartono, Pengurus Kafapet Unsoed Bidang Kerohanian di pagi yang cerah ini (Sabtu, 11/08) sudah menuju Lembang.  "Mariiii merapat ke Lembang luuur ..., " seru Pak Puji.

Menanggapi 'cuitan' Pak Puji. Bapak Zanuar Arifin bersama Keluarga Bapak Roni Fadillah pun bergegas menuju Lembang.  Macetttt, sudah tentu.  Bagi rekan-rekan yang akan ikut “Siraman Rohani ke-46” pastikan berangkat lebih awal ya.

Ibu Tri Harsi juga menyediakan 9 guest house  bagi yang berkenan menginap di Lembang. Kehadiran rekan-rekan dalam acara silaturahim bulanan ini dapat menjalin tali kekeluargaan Kafapet Unsoed semakin erat lagi.  Sampai bertemu di Lembang. (269)


Sumber Foto : Puji Hartono
Share:

Ruli Basuni (Fapet SKS 83), Dilantik Sebagai Kepala P4TK Pertanian

Kafapet-Unsoed.com. Dr. Ir. Ruli Basuni, alumni Fapet Unsoed angkatan 1983, tanggal 20 Juli lalu dilantik Mendikbud Muhadjir Efendi sebagai Kepala Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Tenaga Pendidik dan Kependidikan (P4TK) Pertanian. Demikian diberitakan Radar Cianjur, Republika online,  Kabar24bisnis.com dan beberapa media lainnya.

Ruli Basuni (kini) bersama Laras Bambang Kurnianto, sesama alumni Fapet Unsoed 83 di sebuah pertemuan 
Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) atau dahulu dikenal dengan nama PPPG Pertanian pendiriannya dirintis sejak tahun 1974 dengan dibentuknya Proyek Penataran Guru. Selanjutnya pada tahun 1976 dilakukan langkah kerjasama dengan Institut Pertanian Bogor (IPB) sebagai upaya pengembangan lembaga. Kemudian tahun 1984 ditandatangani LOAN ADB No. 675-INO Port A, antara Pemerintah Indonesia dengan tim ADB (Asian Development Bank), sebagai realisasi bantuan pinjaman ADB melalui proyek PPKT IV Jakarta.

P4TK Pertanian diresmikan pada tanggal 9 Maret 1991, namun secara institusi lahir pada tanggal 14 Agustus 1990 dengan diterbitkannya SK Departemen Pendidikan dan Kebudayaan No. 0529/0/1990.

Saat ini P4TK Pertanian merupakan sub sistem dari Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan, Kementerian Pendidikan Nasional, yang memiliki tugas mengembangkan sumber daya manusia pendidik dan tenaga kependidikan di bidang pertanian, kelautan dan kimia.

P4TK Pertanian berlokasi di Cianjur, Jawa Barat,  dimana banyak alumni Unsoed berkiprah di lembaga tersebut.

Acara pelantikan dilakukan bersamaan dengan pelantikan Supriano sebagai Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK), di Jakarta.

"Kita punya tugas besar ke depan bagaimana supaya antar unit utama bisa bersinergi, bersatu dan tidak berjalan sendiri-sendiri. Termasuk dalam meningkatkan efisiensi. Tidak tumpang tindih satu sama lain, agar anggaran dapat dioptimalkan. Anggaran boleh sedikit tetapi kinerja harus tetap terjaga dan meningkat," kata Mendikbud Muhadjir Effendy dalam acara pelantikan tersebut seperti dikutip dari laman resmi kementerian


Mendikbud berharap agar para pejabat yang dilantik dapat bekerja profesional dan kreatif. "Jangan menunggu perintah, tetapi harus berani melakukan langkah-langkah yang menjadi tugas masing-masing," ujar Mendikbud. Ia juga mengajak semua pihak untuk menyatukan tekad dan semangat, bahu-membahu membangun pendidikan Indonesia.
Sementara itu Ruli Basuni, sebagaimana dikutip Radar Cianjur menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan untuk memimpin P4TK Pertanian dan mengucapkan terima kasih pimpinan sebelumnya. 
Wiseno Nurhamzah, yang merupakan teman satu angkatan di Fapet Unsoed ketika dihubungi Kafapet-Unsoed.com menyampaikan rasa bangganya atas prestasi rekannya yang berhasil menduduki posisi penting di Kementerian Pendidikan. "Ini merupakan prestasi yang membanggakan. Kafapet memang luar biasa," ujar Wiseno yang semasa mahasiswa pernah menjabat sebagai Ketua Senat Mahasiswa. ***








Share:

Download Proposal Masjid Fapet

LINK BANNER

Daftar dan Dapatkan GRATIS E-book Biografi Jenderal Soedirman dan informasi penting lainnya

Nama Lengkap

Alamat Rumah/Kantor

Pekerjaan/Jabatan
Nama Perusahaan/Instansi

Tahun Masuk Fapet/SKS

NIM

No Handphone

E-mail address




Pengunjung Web

Undangan Temu Alumni

Artikel Populer

Diberdayakan oleh Blogger.

Cari Blog Ini